JAKARTA, ARASVARA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menata pembenahan kawasan kumuh di kawasan Jakarta Pusat, yakni Tanah Abang, Kebon Melati, Kebon Kacang hingga Kampung Bali.
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo pihaknya sudah dirapatkan paripurna untuk dilakukan pembenahan di kawasan Jakarta Pusat.
“Kebetulan hari ini di Balai Kota ada rapat paripurna. Salah satu yang diputuskan adalah melakukan pembenahan di Tanah Abang, Kebon Melati, Kebon Kacang, Kampung Bali," kata Pramono Anung.
Baca Juga:
Wacana Program Gubernur Jakarta Transportasi Udara, Ini Kata Pramono Anung
"Tidak jauh dari istana, tidak jauh dari Balai Kota, tidak jauh dari Bundaran HI. Tetapi salah satu tempat yang paling kumuh adalah di tempat itu,” tambahnya.
Pramono Anung menambahkan, di wilayah-wilayah terdapat ruas yang sudah hampir 60 tahun tidak tertangani secara baik.
Satu Rumah Dihuni 15 Orang Keluarga
Bahkan, lanjutnya, ada beberapa hunian yang dalam satu rumah dihuni oleh 15 orang anggota keluarga sehingga perlu bergantian saat tidur.
Baca Juga:
Gubernur Pramono Anung Kaji Ulang Penerapan Gage Jalan Gadjah Mada-Hayam Wuruk-Kota Tua
“Tentunya saya menginginkan masyarakat Jakarta, apalagi ini tidak jauh dari pusat keramaian Jakarta; Bundaran HI, Balai Kota, Istana. Maka kami melakukan perbaikan kawasan secara menyeluruh,” ucap Pramono.
Kendati demikian, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan penggusuran dalam pembenahan kawasan-kawasan itu.
Pramono menilai, nantinya cara tersebut akan menjadi percontohan bagi pembenahan wilayah-wilayah di Jakarta.
Baca Juga:
Gubernur Pramono Anung Bakal Pecat Oknum Petugas Damkar Jakarta Timur Diduga Tipu Warga Rp70 Juta
“Prinsipnya adalah menata kawasan, kita tidak menggusur masyarakatnya, tetapi melakukan perbaikan dan ini akan menjadi role model Jakarta pembenahan di kemudian hari,” tutur Pramono Anung.
