JAKARTA, ARASVARA.ID – Oknum Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) alias dikenal warga Damkar diduga melakukan penipuan terhadap warga dalam perekrutan petugas Gulkarmat DKI Jakarta mencapai Rp70 juta di Jakarta Timur.
Menanggapi hal tersebut Gubernur DKI Jakarta tidak memberikan toleransi terhadap anak buahnya jika melakukan tindak pidana penipuan yang dilakukan oknum anggota Damkar Jakarta Timur.
Orang nomor satu di Ibu Kota Jakarta ini bakal memecat dalam waktu dekat. "Saya sudah membuat statement dan saya sudah meminta kepada institusi terkait termasuk Dinas Damkar, siapa pun yang melakukan itu untuk dipecat aja," kata Pramono Anung kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Baca Juga:
Kebakaran Hebat Melanda Kawasan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, 17 Armada dan 85 Personel Diterjunkan
Pramono meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menindak tegas jika anggotanya terbukti terlibat dalam kasus tersebut. Dia menekankan tidak boleh ada praktik penipuan.
"Nggak ada toleransi untuk yang seperti itu kita hidupkan di Pemerintah DKI Jakarta," terangnya.
Seperti diketahui Warga Jakarta Timur Wintarko Setiawan, 31, mengaku menjadi korban dugaan penipuan dalam rekrutmen petugas Gulkarmat DKI Jakarta hingga mengalami kerugian Rp70 juta.
Baca Juga:
Kebakaran Hebat Melanda Kawasan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, 17 Armada dan 85 Personel Diterjunkan
Hingga kini kasus tersebut kini ditangani Polres Metro Jakarta Timur dalam pelaporan dugaan penipuan tersebut.
