Gubernur Pramono Anung Kaji Ulang Penerapan Gage Jalan Gadjah Mada-Hayam Wuruk-Kota Tua

Teks foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di kawasan Velodrome, Pulo Gadung, Jakarta Timur,

Teks foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di kawasan Velodrome, Pulo Gadung, Jakarta Timur,(Humas Pemprov DKI Jakarta)

NW

By Novriadji Wibowo

Publish: 4 Oktober 2026 - 14:19 WIB
Share:

JAKARTA, ARASVARA.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melalui Pemprov DKI Jakarta bakal memutuskan penerapan Ganjil-Genap (Gage) di Jalan Gadjah Mada-Hayam Wuruk-Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, yang sedang dikaji ulang.

Hal tersebut diungkapkan Pramono Anung kepada wartawan di Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (4/10/2026).

"Yang pertama untuk ganjil-genap segera kita lakukan kajian. Memang bukan hanya di tempat yang tadi disampaikan. Di Gajah Mada, Hayam Wuruk, sampai dengan Kota Tua," ujar Pramono Anung.

Baca Juga:

Gubernur Pramono Anung Bakal Pecat Oknum Petugas Damkar Jakarta Timur Diduga Tipu Warga Rp70 Juta

Gubernur mengatakan penerapan tersebut akan segera diputuskan di samping pengerjaan MRT yang ditargetkan rampung 2027. Setelah itu, ganjil-genap akan diputuskan

"Itu mereka merasakan dampak yang sudah cukup lama. Dan untuk itu segera kami akan memutuskan mengenai kebijakan ganjil-genap tersebut," kata Gubernur.

"Karena memang pekerjaan di permukaan untuk MRT mudah-mudahan sampai dengan 2027 itu sudah bisa terselesaikan. Sehingga dengan demikian apakah kebijakan ganjil genap itu masih perlu dilakukan atau nggak segera saya putuskan," imbuh Pramono Anung.

Baca Juga:

Presiden Prabowo Subianto Akhirnya Resmikan Transportasi LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan evaluasi diperlukan untuk melihat kembali efektivitas penerapan ganjil-genap. Salah satu hal yang akan dikaji ialah rute atau ruas jalan yang masih relevan menerapkan kebijakan tersebut.

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…