PAPUA, ARASVARA.ID – Pemilik lahan garapan yang dikelola resmi PT Kristalin Ekalestari Aser Monei, meminta DPRK Nabire, Papua Tengah, mempertahankan keberadaan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan di wilayah Adat Masyarakat Wate, Aiwai dan Dani di Distrik Makimi.
Hal tersebut diungkapkan Aser Monei kepada awak media pada Jumat (18/9/2026) kemarin. “Kami memang serahkan garapan-garapan itu khusus kepada PT Kristalin, tetapi tidak kepada Perusahaan lain,” ucap Aser dalam orasinya kemarin.
Ia menjelaskan wilayah adat tersebut dihuni sejumlah kelompok masyarakat, termasuk suku Wate dan Dani. Menurut Aser, masyarakat yang menjadi pemilik ulayat dan lahan garapan perlu dilibatkan dalam setiap pembahasan terkait wilayah tersebut.
Baca Juga:
Ratusan Warga Makimi Geruduk Kantor DPRK Nabire, Hilang Mata Pencaharian Ekonomi Karena Perusahaan Ditutup
Aser Monei menyoroti kedatangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas perusahaan di wilayah tersebut.
Satgas PKH melakukan pertemuan dengan masyarakat, tidak semua pemilik ulayat dan pemilik lahan garapan dilibatkan.
Ia mengatakan masyarakat memahami apabila Satgas PKH melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan yang dokumen perizinannya dinilai belum lengkap.
Baca Juga:
Puluhan Masyarakat Distrik Makimi Sampaikan Aspirasi ke DPR dan DPD RI terkait Penertiban Kawasan Hutan
Namun, Aser mempertanyakan jika setelah pemeriksaan tersebut terdapat perusahaan lain yang justru masuk ke wilayah adat mereka.
“Kalau memang seperti itu yang dijalankan Satgas PKH untuk survei perusahaan yang izinnya belum lengkap, jangan kasih masuk perusahaan lain lagi,” paparnya sambil mempertanyakan.
Cari Jalan Keluar
Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire Nancy Karolin Worabay pihaknyam menampun aspirasi dari masyarakat.
RDP tersebut akan melibatkan Komisi terkait serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendengarkan penjelasan dari seluruh pihak dan mencari jalan keluar atas persoalan yang disampaikan masyarakat.
Baca Juga:
Semangat Kemerdekaan RI ke-81 Ratusan Warga di Desa Nifasi, Papua Tengah Bersama PT Kristalin Ekalestari
“RDP kita akan mengundang dinas atau OPD terkait, Bapenda, kita akan mengundang PT. Kristalin dan juga kita akan mengundang PKH supaya jalan keluarnya seperti apa,” kata Nancy usai menerima aspirasi.
