ARASVARA.ID - Hari Asyura adalah hari ke 10 di bulan Muharram. Banyak peristiwa hebat dalam sejarah para Nabi yang terjadi pada hari tersebut, sehingga menjadikannya sebagai hari yang Istimewa.
Bulan Muharram sendiri masuk dalam kategori empat bulan haram, yakni bulan yang dilarang di dalamnya melakukan peperangan. Larangannya tertera jelas pada surah At-Taubah ayat 36 “maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya.”
Bukan hanya umat islam yang memuliakan hari asyura, bahkan para penganut agama Yahudi yang merupakan keturunan Bani Israil juga berpuasa pada hari tersebut sebagai bentuk syukur atas peristiwa diselamatkannya dari kejaran Fir’aun.
Baca Juga:
Buronan Taufik Hidayat Ditangkap Polisi, Terancam Pasal Penganiayaan dan Penyekapan
Agar tidak tertinggal dalam momen penuh kebaikan serta meningkatkan semangat beramal pada hari yang mulia ini, maka arasvara telah merangkum berbagai amalan sunnah dan peristiwa penting pada Hari Asyura. Simak informasi lebih lanjut di bawah ini.
Amalan Hari Asyura
Berikut amalan-amalan yang sunnah dilakukan pada hari ke 10 bulan Muharram:
1. Berpuasa
Sangat dianjurkan berpuasa di hari yang mulia ini. Sebagaimana Rasulullah SAW senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah meninggalkan amalan tersebut sejak beliau memerintahkannya.
Baca Juga:
Ramalan Zodiak Virgo Rabu 24 Juni 2024: Fokuskan Percintaan!
Hanya saja pelaksanaannya berkembang. Awalnya beliau menyerukan untuk berpuasa di hari ke 10 saja, kemudian beliau berkeinginan untuk puasa juga di hari ke 9, Ta’sua. Namun, beliau wafat lebih dahulu sebelum sempat melakukannya.
Hikmahnya juga sangat banyak, diantaranya dapat menggugurkan dosa-dosa kecil selama satu tahun yang lalu dan meningkatkan ketakwaan.
2. Menyenangkan Keluarga
Keluarga adalah orang yang paling berhak dalam menerima kebaikan. Menyenangkan keluarga pada hari Asyura dapat melapangkan rejeki. Sebagaimana Nabi Muhammad bersabda: “Barangsiapa melapangkan belanja kepada keluarganya di Hari Asyura maka Allah melapangkan kepadanya selama setahun keseluruhan.” (HR Thabrani dan Baihaqi).
Baca Juga:
2 Pabrik Komponen Otomotif Asal Jepang Bakal Hengkang ke Vietnam
3. Silaturahmi
Rasullullah SAW sangat menganjurkan silaturahmi dengan sanak keluarga. Dengan bersilaturahmi, hubungan persaudaraan menjadi terjalin kuat dan dapat menciptakan kedamaian.
Selain itu, diterangkan dalam hadits bahwa silaturami dapat memanjangkan umur dan melancarkan rejeki.
