Menkomdigi Amankan Frekuensi Radio Demi Kelancaran MotoGP Mandalika

Menkomdigi amankan frekuensi radio untuk kelancaran MotoGP Mandalika.

Menkomdigi amankan frekuensi radio untuk kelancaran MotoGP Mandalika.(Menkomdigi/Ahmad Tri Haawari)

FA

By Fadliansyah

Publish: 13 Oktober 2026 - 23:48 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Melansir dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat mengamankan penggunaan spektrum frekuensi radio di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat. Langkah krusial ini diambil guna mencegah terjadinya interferensi sinyal yang berpotensi mengganggu jalannya ajang balap motor paling gengsi di dunia, MotoGP Mandalika.

Sinyal frekuensi radio yang bersih dan stabil menjadi kunci utama keberhasilan operasional seluruh perangkat komunikasi canggih di area sirkuit. Mulai dari sistem navigasi tim balap, pengiriman data telemetri motor secara real-time, hingga penyiaran langsung (live broadcast) ke ratusan negara sangat bergantung pada keandalan spektrum frekuensi.

Jika terjadi gangguan sinyal atau interferensi radio, dampaknya tidak hanya mengganggu komunikasi internal tim balap, tetapi juga dapat memicu penundaan jadwal balapan (race delay) demi alasan keselamatan para pembalap di lintasan.

Ancaman Gangguan Sinyal Frekuensi Terhadap Kelancaran Operasional MotoGP

Selanjutnya, pengawasan dan sterilisasi frekuensi radio dilakukan secara ketat untuk memitigasi berbagai potensi bahaya di lapangan. Poin-poin ancaman yang diantisipasi meliputi:

  • Terganggunya Komunikasi Radio Tim (Pit-to-Rider): Sinyal ilegal atau tidak terdaftar dapat memutus komunikasi krusial antara pembalap dan kru tim di pit lane.

  • Kegagalan Pengiriman Data Telemetri: Gangguan frekuensi berisiko merusak transmisi data sensor sepeda motor yang dikirimkan secara real-time ke sistem analisis.

  • Disrupsi Siaran Langsung Global: Pemancar radio tak berizin dapat mengganggu saluran frekuensi penyiaran televisi internasional yang memancar dari sirkuit.

Kutipan Resmi Pihak Kemkomdigi Terkait Pengamanan Spektrum Frekuensi

Dalam menjalankan tugas penataan dan pengawasan spektrum frekuensi radio di arena sirkuit, Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Menkomdigi, Indra Maulana, memberikan penegasan mengenai pentingnya sterilisasi sinyal,

"Interferensi frekuensi sekecil apa pun di area sirkuit sangat berbahaya karena bisa menunda jadwal balapan. Oleh karena itu, Komdigi hadir secara intensif untuk mengawasi dan mengamankan seluruh frekuensi radio yang digunakan selama ajang MotoGP Mandalika." ujar dia.

Pernyataan tegas tersebut menggarisbawahi peran vital pemerintah dalam menjaga aspek teknis agar ajang olahraga internasional di Indonesia dapat berjalan aman dan lancar tanpa hambatan teknis.

Lebih lanjut, indra Maulana juga mengimbau seluruh pihak, termasuk pengunjung dan media, untuk mematuhi aturan penggunaan perangkat pemancar radio,

"Kami meminta seluruh masyarakat dan tim penyiaran untuk hanya menggunakan perangkat radio yang telah tersertifikasi dan terdaftar resmi demi menjaga keselamatan bersama." ujarnya.

Data Angka Lengkap Pengawasan dan Penggunaan Frekuensi di Mandalika

Adapun, guna menjamin kelancaran sistem komunikasi harian selama gelaran ajang MotoGP, Kemkomdigi mengerahkan personel serta mencatat data teknis penggunaan frekuensi sebagai berikut:

  • Jumlah Izin Stasion Radio (ISR) Ditertibkan: Kemkomdigi menerbitkan dan mengamankan lebih dari 350 Izin Stasion Radio (ISR) khusus untuk operasional ajang MotoGP Mandalika.

  • Personel Pengawas Frekuensi di Lapangan: Sebanyak 45 personel teknis dari Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio dikerahkan secara penuh di area sirkuit.

  • Cakupan Frekuensi yang Diuji: Pengawasan intensif mencakup rentang frekuensi dari 400 MHz hingga 6 GHz untuk seluruh perangkat radio komunikasi dan satelit.

  • Perangkat Pemancar Radio Terdaftar: Lebih dari 1.200 unit perangkat radio komunikasi (HT, mikrofon nirkabel, dan kamera nirkabel) telah melewati proses sertifikasi dan penyegelan (sealing).

  • Target Tingkat Keberhasilan Sinyal Bebas Interferensi: Komdigi menetapkan target kelancaran sinyal mencapai 100 persen tanpa ada gangguan frekuensi ilegal sepanjang gelaran balapan.

Teknologi canggih untuk Pengawasan Spektrum Frekuensi Radio

Proses pengawasan sinyal di kawasan Sirkuit Mandalika didukung oleh teknologi pemantauan modern yang beroperasi secara real-time:

  • Penggunaan Mobil Unit Monitoring Frekuensi (MUMF): Memantau pergerakan sinyal radio dari luar dan dalam area sirkuit guna mendeteksi pemancar ilegal.

  • Sistem Alat Pemantau Portabel (Handheld Spectrum Analyzer): Memudahkan petugas bergerak cepat memeriksa keabsahan sinyal di area paddock dan pit lane.

Langkah Tegas Penindakan Perangkat Radio Tidak Terdaftar

Page 1 of 2

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…