Hasil Survei CELIOS, 3 Menteri Berkinerja Terburuk Pada Periode Ini

3 Menteri periode ini yang kinerjanya terburuk berdasarkan data dari CELIOS.

3 Menteri periode ini yang kinerjanya terburuk berdasarkan data dari CELIOS.(CELIOS)

FA

By Fadliansyah

Publish: 12 Oktober 2026 - 22:42 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Laporan evaluasi kinerja kabinet terbaru hasil rilis Center of Economic and Law Studies (CELIOS) sukses menyedot perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Lembaga riset independen tersebut secara resmi memaparkan hasil penilaian objektif terhadap efektivitas kerja para menteri dalam menakhodai kebijakan publik dan sektor ekonomi.

Bersasarkan data dari CELIOS, transparansi serta akuntabilitas para pejabat tinggi negara selama menjalankan tugas pemerintahannya. Hasil evaluasi tersebut memetakan rapot kinerja para menteri, mulai dari yang dinilai berprestasi tinggi hingga yang menduduki peringkat terbawah akibat kontroversi dan efektivitas kebijakan yang minim.

Pengungkapan data penilaian ini menjadi momentum krusial bagi publik untuk memantau sejauh mana para pembantu presiden mampu mengeksekusi program kerja yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Daftar 3 Menteri dengan Penilaian Kinerja Terburuk Versi CELIOS

Berdasarkan hasil analisis indikator kepuasan publik dan efektivitas kebijakan versi CELIOS, berikut adalah daftar menteri yang menempati posisi kinerja terburuk:

  • Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai: Menempati posisi teratas menteri berkinerja paling rendah dengan skor persepsi publik minus -158 poin.

  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia: Berada di urutan kedua menteri berkinerja buruk dengan raihan skor sebesar minus -159 poin.

  • Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni : Menempati peringkat ketiga menteri berkinerja terendah dengan catat skor minus -103 poin.

Rincian Data Angka Hasil Penilaian Kinerja Kabinet dan Menteri Terbaik

Laporan CELIOS memuat rincian data angka lengkap yang menggambarkan tingkat kepuasan serta disparitas skor antarpejabat negara, antara lain:

  • Menteri Berkinerja Terbaik (Top Performer): Mantan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN meraih skor tertinggi sebesar 82,4 poin sebelum dicopot dari jabatannya.

  • Persentase Ketidakpuasan Publik: Sebanyak 68,4 persen responden menilai koordinasi antarkementerian masih buruk dan tidak efisien.

  • Skor Rata-Rata Kinerja Kabinet: Indeks kepuasan total terhadap efektivitas kebijakan kabinet secara keseluruhan berada di angka 48,2 persen.

  • Jumlah Responden Riset: Survei evaluasi nasional ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi Indonesia.

Indikator Penilaian Utama dan Faktor Pemicu Rendahnya Skor Menteri

CELIOS menerapkan serangkaian kriteria terukur dalam menentukan pemeringkatan kinerja para pejabat menteri tersebut. Faktor-faktor penentunya meliputi:

  • Pernyataan Publik yang Kontroversial: Munculnya wacana atau komunikasi publik dari menteri yang memicu polemik serta kegaduhan di tengah masyarakat.

  • Efektivitas Kebijakan Sektor: Kinerja eksekusi program kerja yang dinilai belum memberikan dampak positif nyata bagi perekonomian rakyat.

  • Tingkat Transparansi Penyelenggaraan Tugas: Kejelasan akuntabilitas serta keterbukaan informasi dalam proses pengambilan keputusan strategis kementerian.

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…