ARASVARA.ID – Sosok Brigjen Pol Hengki Haryadi yang kini menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau yang rekam jejaknya anti premanisme.
Pria kelahiran 51 tahun ini lahir di Palembang, Sumatera Selatan, yang berpengalaman di bidang Reserse Polri.
Brigjen Hengki Haryadi merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996 selain itu saat berkarir di wilayah hukum Polda Metro Jaya ia kerap memberantas kejahatan yang berkaitan premanisme.
Karir Hengki Haryadi pun moncer dengan memberantas premanisme baik di kawasan Monas, Jakarta Pusat, saat Kapolsek Metro Gambir 2011 dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
Berdasarkan info yang dihimpun, Kawasan Monumen Nasional (Monas) dulu di sekitaran taman-taman banyak orang berkumpul terutama di malam minggu, tidak hanya pengamen dan premanisme kawasan tersebut dijadikan ajang pemerasan oleh sekelompok pelaku mengincar para pasangan sejoli yang sedang duduk-duduk nongkrong saat sedang sepi.
Selain itu polisi dan Satpol PP juga menertibkan para juru parkir liar yang mematok tarif parkir sembarangan saat itu sampai saat ini kawasan Monas pun bersih dari premanisme.
Pernah Tangkap Hercules dan John Kei
Selain itu sepak terjang Hengki Haryadi menangkap Hercules atau Rozario Marshal pada Maret 2013 saat ia menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat bersama 45 anak buahnya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat terkait kasus pemerasan dan pengrusakan.
November 2018, saat menjabat Kapolres Jakarta Metro Jakarta Barat Hengki Haryadi juga kembali meringkus Hercules di kediamannya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, terkait kasus kependudukan lahan berjarak dan pemerasan dan pengrusakan.
Selain itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, ita juga memimpin tim bentukan gabungan termasuk dari Polda Metro Jaya dalam penggerebekan John Kei di Perumahan Titiyan Indah, Bekasi, Jawa Barat.
Pengungkapan ini dipicu oleh aksi penyerangan dan pembunuhan terhadap anak buah Nus Kei di Green Lake City, Tangerang dan Cengkareng, Jakarta Barat.
