Ruangan Ketua Yayasan Pendidikan di Jakarta Selatan, Ditemukan Bunker Berisikan Ratusan Senjata Api

Teks foto: Ruangan Ketua Yayasan Pendidikan di Jakarta Selatan, ditemukan ratusan senjata api, narkoba dan puluhan kaset film dewasa.

Teks foto: Ruangan Ketua Yayasan Pendidikan di Jakarta Selatan, ditemukan ratusan senjata api, narkoba dan puluhan kaset film dewasa.(Istimewa)

TR

By Tim Redaksi

Publish: 6 Agustus 2026 - 21:01 WIB
Share:

JAKARTA, ARASVARA.ID - Ruangan Ketua Yayasan Pendidikan lembaga swasta di kawasan Jakarta Selatan malah menyimpan bunker ratusan senjata api, narkotika dan kaset film dewasa.

Di balik ruangan-ruangan yang seharusnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, tersimpan ratusan senjata, amunisi, hingga barang-barang terlarang lainnya yang disembunyikan selama bertahun-tahun.

Kuasa Hukum Yayasan tersebut dari Kantor Hukum Maqdir Ismail & Partners, dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menutup nama sekolah demi menjaga nama baik siswa dan dunia pendidikan.

Baca Juga:

Ramalan Zodiak Taurus Hari Jumat 7 Agustus 2026: Tugas Datang Bertubi-tubi

Yang jelas, lembaga itu menaungi jenjang mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA.

Hermanto menyebut semuanya bermula ketika pengurus yayasan baru memberhentikan Ketua Yayasan yang berinisial IWD pada 18 April 2026. Pemberhentian itu bukan tanpa alasan pasalnya ditemukan indikasi kuat penyalahgunaan keuangan yayasan.

Dana yayasan diduga digunakan untuk membeli sebidang tanah, yang kemudian atas nama istri beliau sendiri. Tidak hanya ketua, istrinya yang juga menjabat sebagai anggota pembina pun ikut dinonaktifkan.

"Namun, setelah dipecat, IWD tidak mengembalikan seluruh kunci ruangan. Ruang kerja, ruang penyimpanan, hingga satu ruangan yang menyerupai bunker tetap terkunci rapat, dan akses hanya dipegang oleh beliau serta orang-orang kepercayaannya," kata Hermanto, kepada wartawan Kamis (6/8/2026).

Baca Juga:

Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 32: Hubungan Ariana dan Davin Semakin Hangat

Baru pada tanggal 10–11 Juli 2026, pihak yayasan meminta pendampingan kepolisian untuk membuka ruangan-ruangan tersebut guna dimanfaatkan bagi kebutuhan sekolah. Saat pintu terbuka, semua orang terperangah.

Di ruangan itu ditemukan 995 pucuk senjata genggam, diikuti satu senjata laras panjang jenis shotgun kaliber 12/70, lengkap dengan amunisi dan beragam aksesoris senjata.

Untung, Staf Ahli Ketua Pembina yang turun langsung membongkar ruangan, menjelaskan bahwa sebagian besar senjata itu berupa senapan angin yang larasnya polos tanpa alur, jenis yang jika dimodifikasi dapat mematikan. Namun tak hanya itu, tadi malam, saat kembali membuka ruangan lain dengan pendampingan polisi.

Baca Juga:

Pendaftaran Peserta Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Resmi Dibuka!

Barang bukti yang diamankan Laras senjata tajam kaliber 5,56 mm; Senjata genggam kaliber 40 dan 9 mm; Magasin senjata jenis Glock dan Walther; Bagian senjata jenis M4 lengkap dengan magasin; Mesin pembuat peluru yang peredarannya sangat dilarang;Narkoba berupa sabu dan ganja dan Sekitar 25 keping kaset CD film dewasa.

Page 1 of 3

Editor

NW

Novriadji Wibowo

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…