ARASVARA.ID - Sinetron Wajah Cinta Yang Lain episode 32 memberikan tayangan yang membuat penonton tersenyum sepanjang melihatnya.
Ariana dan Davin memasak makan siang bersama. Hubungan mereka terasa hangat, bahkan pikiran Ariana dipenuhi dengan memori indah tentang mereka berdua.
Namun, tekad Ariana untuk menghancurkan orang-orang yang jahat kepadanya di masa lalu tetap kuat. Ia berusaha memfokuskan pikirannya dalam menyusun berbagai rencana untuk menjatuhkan mereka semua.
Baca Juga:
Sinopsis Film Kado untuk Ibu: Kisah Petualang Penuh Inspiratif
Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 32:
Ariana dan Davin mulai memasak lauk untuk mereka makan siang. Ini merupakan pengalaman pertama Davin membuat makanan sendiri, sebelumnya ia tidak pernah ikut turun tangan di dapur. Namun, demi menuruti permintaan Ariana, Davin bersedia melakukan apapun.
Ariana mengajari Davin cara mencuci sayuran dan bahan masakan lainnya. Setelah itu, Ariana mulai memasak semua bahan yang baru saja mereka beli. Davin bertugas membantu Ariana, ia mengikuti seluruh interupsi dan arahan yang diberikan oleh Ariana.
Setelah selesai memasak, mereka segera makan siang bersama. Meja makan dipenuhi berbagai macam hidangan dengan cita rasa yang lezat. Selain itu, suasana di ruang makan terasa lebih hangat diisi dengan perbincangan ringan antara Ariana dan Davin.
Baca Juga:
Sinopsis Film The Odyssey 2026: Perjalanan Pulang Seorang Raja
Setelah makan siang selesai, Davin mengantar Ariana pulang untuk beristirahat. Kemudian, ia kembali ke rumahnya untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang sempat ia tunda.
Namun, Davin tidak dapat fokus bekerja, pikirannya dipenuhi dengan Ariana. Ia juga teringat dengan mantan tunangannya yang telah wafat. Davin merasa telah jatuh hati pada Ariana.
Sementara itu, Ariana mendapatkan pesan dari Pamela yang berisi ajakan untuk hang out di suatu kafe. Mereka tidak hanya berdua, melainkan beberapa teman satu club pilates juga ikut serta dalam pertemuan tersebut.
Ariana mengajak Nadin untuk ikut bersamanya. Di sana mereka membicarakan berbagai macam hal, salah satunya yaitu kesuksesan Ariana dalam memimpin ricewell. Pamela sengaja mengadakan pertemuan ini untuk meluluhkan hati Ariana agar bersedia menjalin kerja sama dengan perusahaan keluarganya.
Ariana mengetahui motif di balik perkumpulan tersebut, ia memilih untuk mengikuti rencana Pamela agar tidak dicurigai oleh orang-orang di sekelilingnya. Ariana tidak akan terlena dengan kenikmatan yang saat ini dimilikinya.
