ARASVARA.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga mengenai Atlet Golf Putri Indonesia, Jesslyn Wijaya Lay diduga jadi korban penculikan saat merayakan ulang tahun neneknya Restoran Saung Kita, Kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026) lalu.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh kuasa hukum kerabat bernama Andi Darti yang mengungkapkan insiden tersebut terjadi pada Senin malam (19/7/2026) pukul 19:45 WIB.
Kejadian tersebut terjadi di Restoran Saung Kita pada momen perayaan hari ulang tahun sang nenek yang mendadak berubah jadi mimpi buruk.
Baca Juga:
Pengacara Ditemukan Tewas Terjun dari Lantai 46 Gedung Kuningan Jakarta Selatan
Kronologi Penculikan Atlet Golf Putri indonesia
Kejadian bermula sebelum lagu ulang tahun diputar, pria bertubuh besar berjumlah lima orang menyergap Jesslyn dan langsung menutup mata korban secara paksa.
Lalu tubuhnya diangkat dari dalam restoran menuju sebuah mobil hitam yang sudah bersiaga.
Kasus tersebut telah resmi dilaporkan ke Polres Jakarta Pusat (LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA).
Baca Juga:
Followers Instagram Hotman Paris Turun Usai Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah?
"Pihak keluarga menaruh harapan dan kepercayaan penuh pada profesionalisme Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semoga pihak kepolisian dapat bergerak cepat menaikkan status perkara ke tahap penyidikan demi keselamatan korban, mengingat bukti permulaan dan keterangan saksi di lapangan sudah sangat jelas," ujar Andi Darti.
Kuasa hukumnya juga menyampaikan kepada siapapun yang melihat Jesslyn harap melapor, karena informasi kecil bisa menjadi jalan untuk menemukan korban.
"Sekecil apa pun informasi akan menjadi secercah cahaya bagi kepulangan seorang anak bangsa ke pelukan keluarga," pungkas Andi.
Sementara Kasat Reskrim Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra melalui Kasi Humas Polres Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri membenarkan hal tersebut dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
"Siap betul, laporan di Polres Jakarta Pusat dan masih dalam penyelidikan untuk mencari fakta nya," ujar Iptu Elyn Sumantri dikonfirmasi arasvara.id Senin (20/7/2026).
