Makna Lirik Lagu "Nina" Karya Feast, Pengorbanan Ayah untuk Melihat Anaknya Berhasil!

Makna lirik lagu Nina Feast.

Makna lirik lagu Nina Feast.(Tangkap layar: Spotify)

GO

By Gabriel Omar Batistuta

Publish: 10 Agustus 2026 - 22:04 WIB
Updated: 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Lagu Nina yang dirilis oleh Feast pada tahun 2024 berhasil mencuri perhatian banyak kalangan melalui liriknya yang penuh emosional.

Berbeda dari karya sebelumnya, grup band ini berhasil menampilkan nuansa keharmonisan orang tua dengan anak yang lebih personal.

Lagu yang diciptakan oleh gitaris Feast, Adnan Satyanugraha berhasil menarik energi banyak orang melalui ungkapan cinta kepada putrinya.

Baca Juga:

Makna dan Lirik Lagu La La Lost You - NIKI, Lengkap dengan Terjemahannya

Makna Lagu Nina - Feast

Kasih sayang seorang ayah yang tulus kepada anaknya ini sangat menggambarkan lagu Nina.

Perjuangan yang selalu memberikan nilai terbaik kepada anak meski tak bisa ada di sisinya membuat banyak orang merasakannya.

Lagu ini juga mencerminkan dilemanya seorang ayah yang bekerja keras demi keluarga untuk bisa memenuhi kebutuhan buah hatinya.

Baca Juga:

Makna dan Lirik Lagu Less - Olivia Rodrigo, Lengkap dengan Terjemahannya, Berpisah Karena Tidak Ingin Saling Menyakiti

Cinta diukur melalui tanggung jawab dan pengorbanan yang dilakukannya setiap hari kepada sang anak.

Adnan merilis lagu ini sebagai refleksi diri dari waktu yang tak bisa diulang momennya ketika sang anak masih kecil.

Doa seorang ayah agar sang anak bisa memiliki pribadi yang kuat dan mandiri.

Baca Juga:

Makna Lirik Lagu "The Cure" Karya Olivia Rodrigo Lengkap dengan Terjemahannya, Penyelesian Masalah Tidak Harus dengan Cinta!

Bagian terakhir lagu ini juga menggambarkan pemahaman spiritual yang menyatakan cinta seorang ayah tidak berhenti setiap waktunya.

Keikhlasan seorang ayah sangat tergambar jelas dalam lagu ini untuk bisa memberikan yang terbaik bagi sang buah hati.

Lirik Lagu Nina - Feast

Saat engkau tertidur

Aku pergi menghibur

Beda kota, pisah raga, bukan masalahku

Lihat wajahmu di layar, ku tetap bersyukur

Saat engkau terjaga

Aku 'kan ada di sana

Sempatkan bermain dan bawakan cendera mata

Satu sampai lima tahun, cepat tak terasa

Segala hal kuupayakan untuk melindungi

Tunggu aku kembali lagi esok pagi

Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu

Jadi lebih baik dibanding diriku

'Tuk sementara ini aku mengembara jauh

Saat dewasa kau 'kan mengerti

Saat engkau dewasa

Dan aku kian menua

Jika ku berpulang lebih awal, tidak apa

Berjumpa lagi di sana, aku tetap sama

Saat engkau teringat

Tengkar kita, manakala

Maaf atas perjalanan yang tidak sempurna

Namun percayalah, untukmu kujual dunia

Segala hal kuupayakan untuk melindungi (untuk melindungi)

Tunggu aku kembali lagi esok pagi (selalu janjiku pada dirimu)

Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu

Jadi lebih baik dibanding diriku

Dan tertawalah saat ini selepas-lepasnya

Kar'na kelak kau 'kan tersakiti

Aku tahu kamu hebat

Namun, s'lamanya diriku pasti berkutat

'Tuk s'lalu jauhkanmu dari dunia yang jahat

Ini sumpahku padamu 'tuk biarkanmu

Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu

Jadi lebih baik dibanding diriku

'Tuk sementara kita tertawakan berbagai hal

Yang lucu dan lara selepas lepasnya

Saat dewasa kau 'kan mengerti

Kar'na kelak kau 'kan tersakiti

Saat dewasa kau 'kan mengerti

Kar'na kelak kau 'kan tersakiti

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…