Simak Surat Al Adiyat Secara Lengkap: Asbabun Nuzul, Arab, Latin, Terjemahan, serta Kandungannya

Pembahasan Surat Al Adiyat.

Pembahasan Surat Al Adiyat.(Pinterest/Gettyimages)

NK

By Nurul Kharimah

Publish: 27 September 2026 - 08:12 WIB
Updated: 12 Oktober 2026 - 16:09 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Surat Al Adiyat diambil dari kata "Al Adiyat", artinya kuda perang yang berlari kencang. Kata tersebut terdapat pada ayat pertama dalam surat ini.

Surat Al Adiyat merupakan surat yang ke-100 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 11 ayat dan tergolong dalam surat Makiyyah. Selain itu, surat ini diturunkan setelah surat Al Asr.

Surat tersebut hanya memiliki satu nama saja, yaitu Al Adiyat. Berbeda dengan surat lainnya yang mempunyai nama lebih dari satu. Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Asbabun Nuzul Surat Al Adiyat

Berdasarkan penjelasan KH. Drs Muh. Fathoni Mukhlis, SQ tentang asbabun nuzul surat Al Adiyat yaitu Rasulullah SAW mengalami suatu peristiwa yang meresahkan hati beliau.

Peristiwa tersebut yaitu Nabi Muhammad mengirimkan para sahabatnya dan pasukan berkuda untuk perang. Namun, selama satu bulan, pasukan tersebut hilang kabar hingga beliau mengkhawatirkannya.

Kemudian, turun ayat pertama sampai ayat kelima dari surat ini untuk menghilangkan keresahan yang ada pada hati beliau dengan menyatakan bahwa pasukan tersebut selamat.

Selain itu, surat ini juga menjadi pengingat bahwa para pejuang islam memiliki keberanian dan kesetiaan yang tidak bisa diragukan.

Bacaan Surat Al Adiyat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحًا ۝١ فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا ۝٢ فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحًا ۝٣

فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًا ۝٤ فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا ۝٥ إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ ۝٦

وَإِنَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌ ۝٧ وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ ۝٨ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ ۝٩

وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ ۝١٠ إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَخَبِيرٌ ۝١١

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm

1. Wal-‘ādiyāti ḍabḥā

2. Fal-mūriyāti qadḥā

3. Fal-mughīrāti ṣubḥā

4. Fa-atsarna bihi naq‘ā

5. Fa-wasaṭna bihi jam‘ā

6. Innal-insāna lirabbihi lakanūd

7. Wa innahu ‘alā dzālika lasyahīd

8. Wa innahu liḥubbil-khairi lasyadīd

9. Afalā ya‘lamu idzā bu‘tsira mā fil-qubūr

10. Wa ḥuṣṣila mā fiṣ-ṣudūr

11. Inna rabbahum bihim yauma-idzin lakhabīr

Terjemahan Surat Al Adiyat:

1. Demi kuda-kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,

2. Yang memercikkan bunga api (dengan entakan kakinya),

3. Yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi

4. Sehingga menerbangkan debu,

5. Lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

6. Sesungguhnya manusia itu sangatlah ingkar kepada Tuhannya.

7. Sesungguhnya dia benar-benar menjadi saksi atas hal itu (keingkarannya).

8. Sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan.

9. Maka, tidakkah dia mengetahui (apa yang akan dialaminya) apabila dikeluarkan apa yang ada di dalam kubur

10. Dan ditampakkan apa yang tersimpan di dalam dada?

11. Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu benar-benar Mahateliti terhadap (keadaan) mereka.

Kandungan Surat Al Adiyat

Melansir dari channel Youtube @LailaSafitri yang membahas terkait kandungan Surat Al-Adiyat pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits kelas 5 MI, yaitu sebagai berikut:

1. Allah SWT mengawali ayat ini dengan bersumpah pada pasukan berkuda para sahabat Rasulullah SAW yang pergi berperang.

2. Kuda merupakan hewan yang mempunyai keistimewaan khusus dibanding satwa lainnya, yaitu memiliki keuatan yang dahsyat, terutama saat berlari.

3. Pada ayat keenam sampai ayat ke-11, Allah SWT meyakinkan kepada hambanya yang ingkar akan mendapatkan kerugian dari perbuatan mereka.

4. Dalam ayat ke enam dan ke tujuh, ditegaskan bahwa manusia mempunyai sifat durhaka, kikir, dan ingkar terhadap nikmat Tuhannya.

5. Kemudian, dalam ayat ke delapan menerangkan bahwasahnya manusia lebih mencintai harta dan suka berlebih-lebihan.

6. Pada ayat ke sembilan dan sepuluh, Allah SWT memberikan kecaman kepada hamba-hambanya yang memiliki sifat tercela tersebut.

7. Dalam ayat terakhir, Allah SWT mengingatkan kepada manusia bahwasahnya mereka tidak luput sedikitpun dari pengawasan sang Maha Teliti.

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…