ARASVARA.ID - Banyak orang yang tertarik dengan face painting. Biasanya, hiasan ini digunakan saat ada pelaksanaan acara tertentu.
Namun, belakang ini, face painting juga digunakan untuk hiburan atau berfoto ria yang akan diunggah ke akun media sosial. Mereka tertarik dengan keunikan hasilnya.
Tingginya peminat pelanggan terhadap jasa ini, membuka peluang ide usaha rumahan. Karena tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.
Baca Juga:
Strawberry Choco Kunafa Viral, Jadi Ide Jualan Makanan Kekinian
Apa Itu Face Painting?
Face painting merupakan seni melukis atau menghias wajah menggunakan cat khusus yang aman untuk kulit. Jadi, tidak perlu khawatir akan mengganggu kesehatan kulit wajah.
Pada umumnya, motif yang ditawarkan juga beragam, mulai dari karakter kartun, bunga, hewan hingga lukisan unik lainnya. Selain itu, terdapat juga variasi gliter untuk menambah kilauan di wajah.
Face painting sering ditemukan pada acara karnaval, sekolah, festival, bazar hingga pasar malam atau tempat hiburan lainnya. Banyak orang yang tertarik menggunakan jasa tersebut karena dapat membuat tampilan menjadi lebih menarik.
Baca Juga:
Kerja Freelance Semakin Diminati, Ini Beberapa Pekerjaan yang Cocok untuk Gen Z
Meski terlihat seperti kegiatan melukis pada biasanya. Namun, terdapat perbedaan yang cukup menonjol dalam mengaplikasikan hiasan ini, diantaranya yaitu mempunyai teknik melukis dan bahan khusus agar tetap rapih dalam jangka waktu lama.
Bahan dasar seni lukis ini menggunakan cat food grade sehingga aman untuk kulit, baik kulit orang dewasa maupun anak-anak. Namun, tetap perlu dibersihkan secara maksimal setelah memakai bahan tersebut.
Mengapa Face Painting Bisa Dijadikan Ide Usaha Rumahan?
1. Modal Cenderung Kecil
Seni melukis wajah ini cenderung tidak membutuhkan modal besar untuk menjalankan usaha tersebut. Kamu tidak perlu membuka toko atau membuat stand paten di tempat tertentu untuk menarik pelanggan.
Baca Juga:
Cara Kerja Remote untuk Pemula, Ini yang Perlu Dipersiapkan
Cukup persiapkan perlengkapan dasar dan keterampilan yang digunakan untuk menghias wajah, serta mulai menawarkannya ke orang sekitar atau mendatangi tempat yang ramai pengunjung.
2. Waktu Fleksibel
Waktu kerja cukup fleksibel, biasanya penjaja jasa ini membuka job di akhir pekan atau pada acara tertentu. Selain itu, bisa juga menyesuaikan jadwal antara penjual jasa dengan klien. Cocok untuk pekerjaan tambahan atau pelajar yang masih sekolah.
