Cara Kelola Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi di "Pesanggrahan Berpijar" Ala Mahasiswa LSPR

Mahasiswa LSPR foto bersama dalam rangka sosialisasi di Pesanggrahan Berpijar.

Mahasiswa LSPR foto bersama dalam rangka sosialisasi di Pesanggrahan Berpijar.(Arasvara/Gabriel Omar Batistuta)

GO

By Gabriel Omar Batistuta

Publish: 22 Juni 2026 - 10:32 WIB
Updated: 12 Oktober 2026 - 12:07 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Mahasiswa Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dari konsentrasi Public Relations dan Digital Communication kelas PRDC27-1SP melakukan sosialisasi terkait cara mengatasi minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi pada Minggu, 21 Juni 2026.

Program tersebut digelar dengan tema Pesanggrahan Berpijar yang dilakukan di RPTRA Nusantara Ulujami, Jakarta Selatan.

Press Conffrence Mahasiswa LSPR di Pesanggrahan Berpijar.
Press Conffrence Mahasiswa LSPR di Pesanggrahan Berpijar.

Melalui program tersebut, masyarakat di ajak untuk menanggulangi pentingnya pengelolaan minyak jelantah.

Dari limbah minyak jelantah tersebut, dikelola menjadi lilin aromaterapi, sabun dan biodisel.

"Sebagai mahasiswa, kami ingin berpartisipasi aktif untuk mengedukasi masyarakat mengenai nilai guna dari minyak jelantah," tutur Chrisyella Cysile Tanada sebagai Ketua Pelaksana.

Gambaran pengelolaan limbah minyak jelantah ke lilin aromaterapi.
Gambaran pengelolaan limbah minyak jelantah ke lilin aromaterapi.

Selain mengelola minyak jelantah, mahasiswa juga melakukan edukasi terkait nilai dari hasil olahannya.

Lewat program ini, diharapkan masyarakat bisa meningkatkan pemahaman terkait dampak dan potensi pengelolaan minyak jelantah.

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…