ARASVARA.ID - Apakah kamu sudah mencoba berbagai produk skincare, tetapi jerawat tidak kunjung hilang? Bisa jadi, kamu perlu mencoba obat jerawat untuk mengatasinya.
Ada beberapa pilihan obat jerawat di apotek yang mengandung bahan aktif untuk membantu mengatasi komede hingga jerawat meradang.
Namun, pastikan kamu memilih produk obat jerawat sesuai jenis kulit dan kebutuhan, serta menggunakannya berdasarkan petunjuk yang tepat.
Lantas, apa saja pilihan obat untuk mengatasi jerawat yang bisa kamu beli di apotek? Berikut rangkumannya.
Rekomendasi Obat untuk Menghilangkan Jerawat
1. Vitacid 0,025% Cream 15 g
Vitacid mengandung tretinoin, turunan vitamin A yang mendorong regenerasi sel kulit dan mencegah pori-pori tersumbat. Bahan aktif ini dapat digunakan untuk mengobati jerawat dan komedo.
Obat untuk mengatasi jerawat ini biasanya dioleskan sekali sehari di malam hari sesuai petunjuk dokter.
Penting untuk diketahui, Vitacid merupakan obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Untuk itu, hindari menggunakannya tanpa arahan medis.
Karena, obat ini dapat menyebabkan kekeringan, kemerahan, dan iritasi dan harus dihindari selama kehamilan.
2. Benzolac 5% Gel 5 g
Benzolac mengandung benzoyl peroxide yang membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat dan dapat meredakan peradangan.
Kandungan ini dapat digunakan untuk membantu mengatasi jerawat ringan hingga sedang. Pastikan penggunaannya mengikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter.
Benzoyl peroxide dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi serta memudarkan warna kain. Gunakan sesuai petunjuk dan hindari pemakaian berlebihan.
3. Medi-Klin TR Gel 15 g
Pilihan lainnya ada Medi-Klin TR yang mengandung tretinoin 0,025 persen dan clindamycin phosphate 1,2 persen.
Tretinoin membantu mencegah penyumbatan pori-pori, sedangkan clindamycin merupakan antibiotik yang membantu mengatasi bakteri dan peradangan pada jerawat.
Kombinasi kedua bahan aktif tersebut dapat diresepkan untuk kondisi jenis jerawat tertentu, terutama yang disertai peradangan.
Namun, penggunaannya tidak boleh sembarangan, dan harus mengikuti dosis dan frekuensi penggunaan sesuai resep dokter.
Karena mengandung antibiotik dan tretinoin, penggunaanny harus sesuai arahan dokter untuk mengurangi risiko resistansi bakteri.
4. Niacef 4% Gel 15 g
Niacef mengandung yang niacinamide 4 persen, dinilai dapat membantu meredakan peradangan dan kemerahan pada kulit.
Niacinamide juga mendukung fungsi pelindung kulit serta membantu mengurangi tampilan noda bekas jerawat.
Seperti yang kita tahu, kandungan Niacinamide dapat menjadi pilihan untuk mendukung perawatan kulit berjerawat.
Namun, hasil penggunaannya bisa berbeda pada setiap orang dan tidak bisa dianggap sebagai pengganti seluruh terapi jerawat.
5. Benzolac CL Gel 10 g
Benzolac CL mengandung kombinasi benzoyl peroxide dan clindamycin phosphate. Kedua bahan aktif ini bekerja dengan cara berbeda untuk membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat dan meredakan peradangan.
Obat ini dapat digunakan untuk kondisi jerawat tertentu berdasarkan penilaian dokter. Sebab, Benzolac CL termasuk salah satu obat keras.
Untuk itu, hindari menggunakannya tanpa resep atau mengombinasikannya dengan antibiotik lain tanpa arahan dokter.
Perlu dipahami, tidak semua obat yang membantu untuk mengatasi permasalah jerawat cocok untuk setiap jenis kulit.
Jika jerawat terasa nyeri, meninggalkan bekas luka, atau tidak kunjung membaik setelah melakukan perawatan, sebaiknya segera konsultasikan keluhan kepada dokter kulit.
Itulah beberapa pilihan obat jerawat yang bisa kamu temukan di apotek, dan menjadi produk perawatan alternatif untuk mengatasi masalah kulit.
