ARASVARA.ID - Dampak child grooming dinilai dapat memengaruhi kondisi psikologis anak, terutama ketika mereka mengalami manpulasi hingga eksploitasi.
Tak hanya muncul selama proses berlangsung, dampak child grooming juga berpotensi memengaruhi cara anak menjalin hubungan dengan orang lain di kemudian hari.
Dengan kata lain, dampak child grooming pada anak tentu bisa memperburuk keadaan mentalnya di masa mendatang.
Child grooming sendiri bisa terjadi tanpa kita sadari, bahkan berawal dari interaksi yang terlihat biasa di media sosial ataupun game online.
Pelaku grooming dapat mendekati anak lewat perhatian, pujian, hingga obrolan intens yang membuat mereka merasa spesial.
Meski begitu, di balik kedekatan tersebut, bisa saja ada manipulasi yang bertujuan untuk membangun kepercayaan untuk mengeksploitasi anak.
Dilansir dari laman resmi Kementrian Kesehatan (Kemenkes), berikut beberapa dampak yang mungkin terjadi apabila anak mengalami child grooming.
Dampak Child Grooming pada Korban
Perlu diketahui, dampak child grooming tidak selalu terlihat secara langsung dan dapat berbeda pada setiap anak.
Sebagian dampak bahkan baru disadari ketika korban tumbuh dewasa dan mulai memahami pengalaman yang pernah dialaminya.
Adapun dampak yang umumnya muncul terhadap korban child grooming antara lain:
1. Dampak Psikologis
Anak-anak mungkin mengalami tekanan emosional, rasa bersalah, kecemasan, dan trauma, serta mungkin kesulitan untuk mempercayai orang lain.
2. Dampak pada Hubungan Interpersonal
Individu yang terdampak mungkin kesulitan mengenali hubungan yang sehat, menetapkan batasan pribadi, dan menolak perilaku yang berbahaya.
3. Dampak pada Diri Sendiri
Pengalaman ini dapat berdampak negatif pada harga diri, memicu perasaan bersalah, dan menyulitkan seseorang untuk mengungkapkan kebutuhan dan keinginannya.
Beberapa korban baru menyadari bahwa keintiman yang mereka rasakan sebenarnya adalah manipulasi setelah menerima informasi dan dukungan yang tepat.
Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua dan keluarga untuk mengenali tanda-tanda child grooming, menghormati batasan pribadi anak, dan menyediakan ruang aman bagi mereka untuk berbicara secara bebas tanpa takut disalahkan.
