Cara menghitung Weton untuk Menentukan Watak dan Nasib Seseorang, Simak Perhitungannya!

Cara menghitung weton untuk mengetahui watak dan nasib.

Cara menghitung weton untuk mengetahui watak dan nasib.(Pinterest/Denitiranto)

NK

By Nurul Kharimah

Publish: 21 September 2026 - 00:03 WIB
Updated: 12 Oktober 2026 - 15:52 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Cara menghitung weton dalam tradisi Jawa bisa digunakan untuk menentukan watak, nasib, peruntungan, hingga perjodohan seseorang.

Tradisi ini merupakan bagian dari kebudayaan Jawa yang diwariskan secara turun-temurun dan masih digunakan oleh sebagian masyarakat hingga kini.

Dalam perhitungan weton memiliki cara tertentu berdasarkan kepercayaan dan acuan dari masing-masing leluhur, sehingga hasil maupun cara penafsirannya dapat berbeda-beda di setiap daerah atau keluarga.

Apa Itu Weton?

Weton adalah sistem perhitungan dalam tradisi Jawa yang mengkombinasikan antara kalender Masehi dengan kalender Jawa.

Dalam kalender masehi, siklus mingguan terdiri dari tujuh hari, yaitu Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Sementara itu, putaran hari dalam kalender Jawa terdiri dari lima hari, biasanya disebut pasaran. Diantaranya yaitu, Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Setiap hari dalam dua jenis kalender tersebut memiliki nilai tertentu, disebut sebagai neptu.

Neptu untuk kalender Masehi yaitu sebagai berikut, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9, dan Minggu 5. Sedangkan neptu dalam kalender Jawa yakni Legi dengan neptu 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8.

Hasil penjumlahan dari kedua neptu tersebut dinamakan weton. Weton tersebut yang menjadi acuan dalam menentukan watak, nasib, perjodohan, hingga peruntungan bagi kehidupan seseorang.

Contoh perhitungan weton yaitu, seseorang lahir pada hari Selasa Legi, nilai yang dimiliki dari kedua hari tersebut adalah 3 ditambah 5 sama dengan 8. Jadi, weton orang itu adalah 8.

Perlu diketahui, pergantian hari dalam kalender Jawa terhitung sejak sore hari. Bagi bayi yang lahir pada sore dan malam hari, hitungan wetonnya masuk ke hari selanjutnya.

Weton berasal dari ilmu titen atau pengamatan yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu dalam tradisi masyarakat Jawa. Kemudian, ilmu ini berkembang hingga menjadi bagian dari Nusantara.

Jadi, tidak perlu heran apabila tradisi pengamatan ini juga dikenal oleh masyarakat di luar Jawa, seperti Sunda dan Bali.

Lantas, bagaimana cara mengetahui watak dan nasib seseorang melalui perhitungan weton? Simak selanjutnya.

Bagaimana Cara Menghitung Weton untuk Menentukan Watak dan Nasib Seseorang?

Melansir dari channel Youtube @KisahTanahJawa, menyatakan bahwa fungsi weton bisa untuk mengetahui karakter, peruntungan, dan kesialan, hingga watak seseorang.

Kemudian, Om Hao, host dari channel Kisah Tanah Jawa, menjelaskan bahwa untuk mengetahui watak dan nasib seseorang perlu membagi weton dengan angka lima.

Sisa dari pembagian tersebut yang akan menjadi acuan dalam menentukan watak dan nasib pemiliknya.

Berikut contoh cara menghitung weton untuk mengetahui watak dan nasib seseorang:

Misalnya, seorang laki-laki lahir pada hari Selasa Legi, ia memiliki weton 8. Kemudian, angka tersebut dibagi 5, sehingga menghasilkan nilai sisa 3.

Angka sisa tersebut yang menjadi penentu dalam melihat karakter dan nasib kehidupannya. Setelah ini, akan dijelaskan masing-masing makna dari nilai sisa dibagi 5.

Makna Sisa Perhitungan Weton Dibagi 5 untuk Menentukan Watak dan Nasib

Melansir dari channel Youtube @KisahTanahJawa, terdapat makna dari sisa dibagi 5, yaitu sebagai berikut:

1. Sri

Bagi orang yang hasil pembagian wetonnya menyisakan angka 1, memiliki watak "Sri" artinya pengasihan, sehingga sifat welas asih atau kasih sayang yang sangat.

Dengan begitu, ia mudah disenangi orang, pusat perhatian orang sekitar, suka berbicara. Sementara nasibnya yaitu, mudah mendapatkan rejeki jika berusaha dengan maksimal.

2. Rezeki

Bagi orang yang memiliki watak "Rejeki", mudah dalam memperoleh rejeki meski tidak berusaha secara maksimal, baik dari segi harta, kesehatan, koneksi, dan lain sebagainya.

Namun, terdapat sifat yang perlu diperbaiki, yaitu menghilangkan iri dalam hatinya dan berhenti membandingkan kehidupannya dengan orang lain.

3. Gedong

Orang yang mempunyai karakter "Gedong", biasanya telah dikarunia bakat yang mampu menunjang kariernya sejak dilahirkan ke dunia.

4. Loro

Pemilik karakter "Loro" biasanya sering merasakan sakit, baik fisik ataupun batinnya. Namun, kesulitan tersebut justru membuatnya menjadi sosok yang kuat dan mendapatkan kebahagian.

5. Pati

Pemilik karakter "Pati" diartikan sering mendapatkan kesulitan dalam hidupnya, seperti mati rejeki, mati hati dan lain sebagainya.

Bagi orang yang memiliki karakter ini perlu dilakukan ruwatan atau ritual untuk menghilangkan nasib tersebut.

Adanya hitungan weton yang dapat menentukan watak dan nasib seseorang bertujuan agar pemiliknya berhati-hati dalam menjalani hidup, bukan untuk menakut-nakuti.

Selain itu, hitungan weton tidak bisa menjadi satu-satunya patokan dalam menentukan masa depan seseorang, sebab kehidupan tetap dipengaruhi oleh pilihan, usaha, dan kondisi yang dihadapi.

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…