ARASVARA.ID - Belum lama ini, produsen mobil listrik asal China, BYD, kembali menghadirkan teknologi pengisian daya cepat Flash Charging di Indonesia.
Inovasi ini menjadi langkah baru bagi BYD dalam mengembangkan teknologi yang diharapkan dapat membuat penggunaan mobil listrik semakin praktis.
Flash Charging sendiri merupakan teknologi pengisian daya mobil listrik berkecepatan tinggi yang dikembangkan oleh BYD.
Teknologi terbaru dari BYD ini digadang-gadang mungkinkan baterai mobil listrik BYD terisi dari 10 persen menjadi 70 persen hanya dalam waktu lima menit.
Flash charger milik BYD ini diklaim mampu meningkatkan kapasitas daya baterai hingga 1.500 kW hanya dengan melalui satu konektor.
Guna mendukung kebutuhan listrik yang besar, perangkat ini juga dibekali sistem penyimpanan energi yang terintegrasi.
Dengan begitu, pasokan daya yang masuk ke mobil listrik akan lebih optimal dan tidak membebani jaringan listrik lokal secara berlebihan.
Meski demikian, waktu pengisian aktual dapat dipengaruhi oleh kompatibilitas kendaraan, kondisi baterai, dan kesiapan fasilitas pengisian.
Untuk memperluas akses pengisian daya kendaraan listik, BYD berencana mengoperasikan 100 unit Flash Charger di berbagai wilayah Indonesia sebagai tahap awal.
Jaringannya direncanakan akan menjangkau Jabodetabek, Jawa, Bali, Sumatera, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Papua.
Perusahaan menargetkan pembangunan jaringan akan terus diperluas hingga mencapai 100 unit di seluruh penujuru Tanah Air hingga akhir tahun 2026 ini.
