JAKARTA, ARASVARA.ID – Dua kelompok warga pecah di dekat Stasiun Manggarai, Jalan Manggarai Utara, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026). Ada aksi bakar-bakaran di lokasi kejadian.
Kedua kelompok saling serang menyerang dengan batu dan senjata tajam dan tumpul hingga merusak sejumlah fasilitas umum maupun pelaku usaha milik warga yang dirusak dan dibakar.
Selain itu sepeda motor pun ikut jadi sasaran amukan kedua kelompok tersebut. Insiden yang terjadi Minggu siang itu juga disebut sebagai bentrokan lanjutan yang sebelumnya pecah pada Minggu dini hari.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Subianto Akhirnya Resmikan Transportasi LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
Hingga kini, pemicu pasti bentrokan belum diketahui. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai persoalan yang memicu kedua kelompok kembali terlibat aksi saling serang.
Petugas Polsek Tebet dan Polres Metro Jakarta Selatan membubarkan kedua bentrokan antar kelompo warga tesebut.
Tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerusakan fasilitas umum dan warung warga menjadi dampak dari bentrokan yang kembali terjadi di kawasan tersebut.
Baca Juga:
LRT Jakarta Rawamangun-Manggarai 26 Agustus 2026 Bakal Beroperasi
Polisi Sebut Tidak Ada Korban Jiwa
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M. Iskandarsyah menerangkan insiden tawuran antar dua kelompok tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
“Gak ada korban jiwa aman, petugas baru membubarkan,” kata AKBP M. Iskandarsyah dikonfirmasi Arasvara Minggu (18/10/2026).
Ia juga menambahkan pihaknya telah mengamankan sejumlah pelaku tawuran antar dua kelompok di Manggarai. “Sudah diamankan (sejumlah), dalam perjalanan ke kantor (Polres Metro Jakarta Selatan,” terang kasat reskrim.
Baca Juga:
LRT Jakarta Rawamangun-Manggarai 26 Agustus 2026 Bakal Beroperasi
Petugas kepolisian dari Polsek Tebet dan Polres Metro Jaksel kini melakukan siaga untuk antisipasi bentrokan terulang kembali antar kedua kelompok warga di lokasi kejadian Manggarai, Jaksel.
