Kualitas Udara Jakarta, Lampung, Bandung, Tangerang 7 September Bervariasi, Beberapa Wilayah Tak Sehat

Cek Kualitas Udara Jakarta Hari Ini

Cek Kualitas Udara Jakarta Hari Ini(IQAir)

RS

By Rendra Saputra

Publish: 7 September 2026 - 12:33 WIB
Share:

Arasvara.ID - Kualitas udara di sejumlah kota di Jakarta, Bandung, dan Bandar Lampung tercatat bervariasi pada Senin (7/9) pukul 11.00 WIB, di tengah dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dari pantauan redaksi via data IQAir, Jakarta mencatat AQI 119 alias tidak sehat bagi kelompok sensitif, dengan PM2.5 sebesar 42,8 µg/m³. Adapun saat menghimpun data, suhu 32°C, angin 7 km per jam, dan kelembapan sekira 43 persen.

Selain itu, Tangerang Selatan mencatat AQI 132, kategori sama, dengan PM2.5 48 µg/m³.

Beralih ke Bandung berstatus sedang dengan AQI 84 dan PM2.5 27 µg/m³. Tangerang berstatus sedang dengan AQI 92 dan PM2.5 31,1 µg/m³.

Bandar Lampung mencatat AQI 83 alias sedang dengan PM2.5 26,3 µg/m³.

Imbauan dan Kebijakan Masker

Penurunan kualitas udara di beberapa wilayah terjadi bersamaan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik ke beberapa wilayah.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebaran abu dari erupsi mencapai ketinggian 20 ribu kaki. Sebaran abu itu terpantau mengarah ke arah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta sebaran lebih tinggi ke arah Lampung dan Bengkulu.

Baca Juga: Apakah Bandara Soekarno-Hatta Sudah Dibuka? Masih Ditutup hingga Pukul 18.00 WIB

Baca Juga: Kapan Erupsi Gunung Anak Krakatau 2026 Berhenti? Begini Penjelasannya!

Terkait hal ini, Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono memberi anjuran terkait dampak kesehatan. Dia menganjurkan warga di daerah terdampak abu vulkanik memakai kacamata pelindung dan masker berfiltrasi tinggi seperti N95 atau KN95 saat beraktivitas di luar ruangan. Sebab masker kain biasa disebut tak mampu menahan partikel mikroskopis abu tersebut.

"Pakai masker dengan tingkat filtrasi tinggi, seperti N95 atau KN95, sangat dianjurkan," ujar Daryono.

Page 1 of 2

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…