Gempa Guncang Flores NTT Hari Ini, Magnitudo 2,7 dan Kedalaman 10 Km

Gempa guncang Flores, NTT, siang ini.

Gempa guncang Flores, NTT, siang ini.(BMKG)

RS

By Rendra Saputra

Publish: 29 Agustus 2026 - 13:43 WIB
Share:

Arasvara.ID - Gempa bumi terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 29 Agustus 2026 siang. Berdasarkan data gempa real-time, getaran tercatat dengan magnitudo 2,7 dan kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan pengumuman BMKG, Gempa bumi Ruteng Manggarai NTT tersebut tercatat pada pukul 13.25.10 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 8,09 derajat Lintang Selatan (LS) dan 120,49 derajat Bujur Timur (BT).

Dalam catatan data real-time, waktu origin time atau waktu terjadinya gempa tercatat pada pukul 13.27.32 WIB, dengan selisih sekitar 2,36 menit dari waktu pencatatan awal.

Lokasi episentrum berada pada koordinat 8,09 LS dan 120,49 BT, yang masuk dalam kawasan Flores, NTT.

Data Gempa Bumi Flores Hari Ini

Berikut parameter gempa yang tercatat:

  • Tanggal: 29 Agustus 2026

  • Waktu tercatat: 13.25.10 WIB

  • Magnitudo: 2,7

  • Kedalaman: 10 km

  • Koordinat:8,09 LS – 120,49 BT

  • Wilayah: Flores Region, Indonesia

  • Tipe magnitudo: MLv

Apakah Gempa Ruteng Manggarai Terasa?

Data yang tersedia hanya mencatat parameter teknis gempa. Belum tersedia informasi dalam sumber mengenai apakah gempa dirasakan masyarakat, termasuk laporan intensitas guncangan di Ruteng atau wilayah Manggarai.

Karena itu, dampak gempa terhadap aktivitas warga maupun kondisi bangunan belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan data magnitudo dan kedalaman tersebut.

Informasi mengenai korban, kerusakan bangunan, maupun gangguan aktivitas masyarakat juga tidak tercantum dalam data yang tersedia.

Baca Juga: Gempa Banjarnegara Hari Ini Magnitudo 2,5, Pusat Gempa 17 Km dari Banjarnegara

Mengapa Gempa Magnitudo 2,7 Tetap Perlu Dipantau?

Magnitudo 2,7 tergolong gempa dengan kekuatan relatif kecil. Namun, besarnya magnitudo bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah sebuah gempa dapat dirasakan.

Kedalaman gempa, jarak suatu wilayah dari episentrum, kondisi geologi setempat, serta karakteristik bangunan dapat memengaruhi pengalaman masyarakat saat terjadi guncangan.

Page 1 of 2

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…