Pasca Gempa NTT, BNPB Sebut Korban Meninggal Dunia Capai 71 Jiwa

Teks foto: Petugas gabungan melakukan evakuasi pasca gempa di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Teks foto: Petugas gabungan melakukan evakuasi pasca gempa di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).(Dok. Polda NTT)

TR

By Tim Redaksi

Publish: 19 Agustus 2026 - 20:09 WIB
Updated: 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB
Share:

JAKARTA, ARASVARA.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan korban jiwa akibat gempa bumi 7,7 magnitudo di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah jadi 71 orang korban jiwa. Rabu (19/8/2026).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNBP Berton Panjaitan.

“Jumlah korban (meninggal dunia) ada bertambah satu orang menjadi 71 yaitu di Kabupaten Nagekeo. Kami segenap pemerintah maupun dari kementerian lembaga yang ada bersama-sama saat ini mengucapkan belasungkawa,” tutur Berton dalam jumpa pers melalui Youtube Resmi BNPB di Jakarta Pusat.

Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan logistik pada saat kejadian pertama Sabtu (15/8/2026) kemarin. Berton menyebut pada Selasa (18/8/2026) kemarin, pemerintah sudah salurkan 398 ton bantuan ke NTT, 165 ton diantaranya dikirim lewat jalur udara.

Baca Juga:

Ramalan Shio Monyet dan Ayam Hari Kamis 20 Agustus 2026: Berhati-Hati dalam Mengelola Keuangan

“Kita perlu pahami bahwa karakter geografis Flores dan kondisi sejumlah ruas jalan yang membuat distribusi ini menjadi pelan karena memang dilakukan secara bertahap,” kata Berton.

Berton menjelaskan pihaknya mengalami kendala dikarenakan akses ke desa-desa tidak mudah dan perlu waktu menjangkaunya. “Akses ke desa-desa tidak mudah dan perlu waktu untuk menjangkaunya karena memang kondisi yang labil dari kondisi jalan maupun kecilna jalan tersebut,” paparnya.

BNPB Peringatkan Warga Tak Termakan Hoaks

BNPB mengimbau masyarakat agar waspada terhadap informasi bohong atau hoaks yang beredar seputar penanganan gempa bumi.

Baca Juga:

Gen Z Melek Politik, Apakah Bisa Dibuat Pertimbangan dalam Memilih Pasangan?

“Kami menerima adanya berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait kondisi pascabencana NTT. BNPB mengimbau masyarakat agar selalu tidak langsung mempercayai dan menyebar luaskan informasi yang belum jelas sumbernya,” kata Berton.

Ia berharap masyarakat yang terdampa tetap tenang dan ikuti arahan pemerintah daerah dan petugas di lapangan. “Kami memahami bahwa masyarakat masih berada dalam kondisi berduka traumatik dan khawatir. Pemerintah hadir dan terus bekerja untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” imbuh Berton Panjaitan.

BNBP mendirikan tiga titik mendistribusikan logistik yakni di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakart Timur, Bandara Labuan Bajo, dan Bandara Maumere. “Bagi masyarakat yang berkenan untuk secara ikhlas membantu penyintas korban gempa bumi NTT dipersilakan untuk menyampaikan kepada di tiga titik tersebut,” terangnya.

Editor

NW

Novriadji Wibowo

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…