ARASVARA.ID - Menjelang 17 Agustus, wilayah Aceh mencabut pengibaran bendera Merah Putih dan Burung Garuda tepat di kantor Gubernur Aceh.
Biasanya dalam menyambut kemerdekaan, orang Indonesia umumnya mengibarkan bendera Merah Putih.
Namun, kali ini mengibarkan bendera yang berbeda, sebenarnya ada apa?
Baca Juga:
Daftar Nama 76 Anggota Paskibraka dari Aceh Sampai Papua Siap Kibarkan Bendera Pusaka HUT ke-81 RI
Mengapa Bendera Bintang Bulan di Aceh
Terdapat video viral yang memperlihatkan masyarakat Aceh mengibarkan bendera Bintang Bulan.
Aksi tersebut bermula lantaran aksi damai yang telah 21 tahun berlalu.
Melansir dari akun Threads @folktheuticc, massa yang mengikuti aksi di Kantor Gubernur Aceh secara terang-terangan mencabut bendera Merah Putih dan mengganti dengan Bintang Bulan.
Baca Juga:
Makna Lirik Lagu "Kebyar-Kebyar" Gombloh, Semangat Penuh Juang Masyarakat Indonesia!
Selain itu, massa juga memusatkan aksinya di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Terlebih, terdapat lambang Garuda yang di lepas masyarakat Aceh untuk bisa mendapatkan hak yang selama ini belum didapatkan.
Mengapa Aceh Kibarkan Bendera Bintang Bulan?
Melansir dari akun Threads @ushaifirah, Aceh hanya menuntut perhatian dan keadilan terkait suara yang belum didengar hingga saat ini.
Baca Juga:
7 Ide Perlombaan 17 Agustus untuk Bapak-Bapak Beserta Tata Cara Bermainnya
Hal ini dilakukan lantaran adanya MOU Helsinki yang mencatat Aceh berhak memiliki bendera wilayah dan dan simbol daerah tidak boleh menyerupai simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Kericuhan tersebut pecah di Aceh pada Sabtu (15/8/2026) usai massa memprotes larangan pengibaran bendera Bintang Bulan untuk memperingati 21 tahun MOU Helsinki di Masjid Baiturrahman.
