JAKARTA,ARASVARA.ID – Cerita Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) ‘Love-Hate Relationship’ di Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, akhir cerita bermula dari keberadaannya sebagai salah satu fasilitas penyeberangan masyarakat.
JPO ‘Love-Hate Relationship’ tersebut memiliki panjang sekitar 48 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 5,4 meter. Lokasinya berada di kawasan strategis Jakarta, tepatnya di depan kawasan Pasar Festival dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.
Menurut Kepala Dinas Binamarga DKI Jakarta Heru Suwondo menerangkan, pada tahun 2007, Pemprov DKI Jakarta meresmikan Koridor 6 TransJakarta yang melintas di Jalan H. R. Rasuna Said.
Baca Juga:
Update Kasus Korupsi MBG, Penyidik Kejagung Periksa Sekretaris Kepala BGN dan 11 Saksi
“Salah satu fasilitas pendukungnya adalah Halte Busway GOR Soemantri Brodjonegoro yang berada tidak jauh dari JPO Rasuna Said,” ucap Heru Suwondo dalam keterangannya diterima Selasa (11/8/2026).
Untuk memudahkan masyarakat mengakses halte yang berada di jalur median jalan, JPO Rasuna Said saat itu dilengkapi akses yang terhubung langsung dengan Halte Busway GOR Soemantri Brodjonegoro.
Seiring perkembangan transportasi publik di Jakarta, sekitar tahun 2017 pembangunan LRT Jabodebek mulai berlangsung di atas Jalan H. R. Rasuna Said.
Baca Juga:
Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Kembali Cair di Agustus Ini, Begini Cara Cek Penerima Lewat NIK KTP Sekarang!
“Pembangunan tersebut turut berdampak pada keberadaan Halte Busway GOR Soemantri Brodjonegoro. Dalam rangka mendukung integrasi antarmoda, halte kemudian mengalami penyesuaian dan dipindahkan ke lokasi baru, tepat di bawah Stasiun LRT Rasuna Said,” kata Heru.
Penyesuaian tersebut juga berdampak pada akses (ramp) JPO Rasuna Said. Ramp yang sebelumnya menjadi penghubung langsung antara JPO dengan Halte Busway GOR Soemantri Brodjonegoro kemudian dibongkar sekitar tahun 2019.
Pada masa pembangunan LRT Jabodebek tersebut, pengelolaan JPO di Jakarta masih menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Selanjutnya, pada September 2020, pengelolaan aset JPO dialihkan kepada Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta sebagai perangkat daerah yang menangani pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.
Baca Juga:
Update 5 Kode Redeem FC Mobile Selasa 10 Agustus 2026: Klaim Sebelum Habis!
Di sisi lain, pembangunan JPO Integrasi yang menghubungkan Stasiun LRT Rasuna Said dengan Halte TransJakarta (dhi Busway) terus berlangsung.
JPO Integrasi tersebut selesai dibangun pada Desember 2022 sebagai bagian dari upaya mewujudkan integrasi antara LRT Jabodebek dan TransJakarta.
