JAKARTA, ARASVARA.ID - Jembatan Enang-enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dibangun oleh warga secara swadaya membuat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengecek kelayakan kondisi jembatan tersebut.
Warga Kecamatan Pintu Rimo Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendadak viral saat meresmikan jembatan enang-enang yang sempat rusak akibat banjir dan longsor pada akhir tahun 2025.
Peresmian jembatan lewat gotong royong tersebut diresmikanpada Kamis (2/7/2026) warga antusias dan terharu akses utama jalan bisa hubungkan pemukiman, lahan pertanian, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan akhirnya kembali dapat digunakan.
Menurut Tokoh Masyarakat Sahrial Abadi, warga berhasil kumpulkan dana lebih dari Rp 1 Miliar dengan sekira Rp 526 juta telah digunakan untuk pembangunan jembatan. Sisa dana rencananya akan dimanfaatkan untuk membangun dinding penahan jalan, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya.
Sekretaris Jendral Kementerian PU, Apri Artoto mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan kelayakan kondisi bersama Tim Satgas bersama Menteri PU Dody Hanggodo dijadwalkan mengunjungi jembatan enang-enang.
“Pak Menteri akan menuju ke sana untuk memasangkan. Sementara masih kita menunggu dulu,” ucap Apri kepada awak media di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Alasan kedatangan tim rombongan Kementerian PU aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.
“Yang pasti program pembangunannya kalau kita di PU tetap berjalan karenna mengingat kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat,” tuturnya.
“Kalau memang dialksanakan secara swadaya, kita khawatir terhadap keselamatan jembatannya. Jadi tetap kita akan jalan dengan program kita,” sambungnya. (Dji)
