Wakili Mapala UI, Aqil Fajar Asyabani Lakukan Penjelajahan Gunakan Sepeda dan Naik 13 Gunung dengan Tinggi di Atas 3.000 mdpl

Aqil Fajar Asyabani (25) melakukan penjelajahan bersepeda dari Depok, Jawa Barat hingga Lombok, NTB.

Aqil Fajar Asyabani (25) melakukan penjelajahan bersepeda dari Depok, Jawa Barat hingga Lombok, NTB.(DODY JOHANJAYA/MAPALA UI)

GO

By Gabriel Omar Batistuta

Publish: 5 Juli 2026 - 19:27 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Seorang anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Indonesia (UI), Aqil Fajar Asyabani (25) melakukan penjelajahan menggunakan sepeda dari Depok, Jawa Barat hingga Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Tak hanya bersepeda, Aqil juga mendaki 13 gunung dengan lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Jawa, Bali dan Lombok.

Penjelajahan tersebut bernama Menapak Bumi yang akan dimulai hari ini Minggu (5/7/2026) dengan menempuh jarak 1.634 kilometer dengan total elevasi 23.550 meter.

Baca Juga:

Komunitas Sepeda di Depok Jadi Rumah Gowes, Kesehatan Menjadi Pilihan Utama

Nantinya pemuda tersebut dijadwalkan akan tiba di Nusa Tenggara Barat di bulan September mendatang.

Dalam sambutannya, Aqil mengucapkan terima kasih kepada Mapala UI dan Komunitas Mapala UI Bersepeda atas dukungannya.

“Untuk Mapala UI dan Mapala UI Bersepeda saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan persiapannya, sepedanya, latihannya, tips bersepedanya, semangat dan dukungannya yang menguatkan saya sampai akhirnya saya bisa mencoba penjelahan ini,” ujar Aqil kepada awak media.

Baca Juga:

Sepeda Motor New Honda BeAT 2026 Lebih Berani Berwarna

Penjelajahan tersebut terinspirasi dari Killian Jornet pelari ultra-endurance telah mendaki 82 puncak di atas 4.000 mdpl di Pegunungan Alpen dalam waktu 19 hari pada tahun 2024 menggunakan sepeda.

Ia juga berharap agar mengedepankan prinsip mandiri dan minimalis saat mendaki sesuai aturan yang berlaku untuk membukikan manusia mampu melakukan hal luar biasa dengan persiapan dan mental kuat.

“Nama Menapak Bumi bukan hanya sekedar simbolik, tetapi tentang menjelajahi Indonesia benar-benar dengan tapak kaki sendiri, memahami negeri lebih dekat yaitu alam dan manusianya,” pungkas Aqil.

Baca Juga:

Cara Kelola Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi di "Pesanggrahan Berpijar" Ala Mahasiswa LSPR

Sementara, Ketua Mapala UI, Salman Muzhaffar Hanif sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk representasi jiwa petualang era terbaru.

“Jarang sekali program gila semacam ini lahir dari inisiatif individu. Mapala UI memberikan dukungan berupa akses terhadap sponsor dan jejaring sehingga Aqil bisa leluasa menjelajah. Pada hakikatnya, penjelajahan merupakan gaya khas Mapala untuk mencintai Indonesia dari dekat. Setelah lelah mengayuh dan berjalan, tugas Aqil yang terakhir adalah menceritakan kondisi bangsa yang telah dilihatnya selama di perjalanan,” tutur Salman.

Page 1 of 2

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…