JAKARTA, ARASVARA.ID - Yayasan Wakara Amanah Abadi (Wakara Foundation) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perkumpulan Nazhir Indonesia Berdaya (ANI), yang dikenal sebagai Asosiasi Nazhir Indonesia, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Nazhir dan Pengembangan Wakaf Produktif di Indonesia.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia melalui pengembangan kapasitas nazhir, penguatan tata kelola wakaf, serta optimalisasi pengelolaan aset berbasis syariah. Indonesia memiliki potensi wakaf yang besar, sehingga penguatan kapasitas dan profesionalisme nazhir dinilai penting dalam mendukung optimalisasi pengelolaan wakaf produktif secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antar lembaga, pengelolaan wakaf diharapkan dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurut Ketua Umum dan Founder Wakara Foundation Dr. Riska Afriani sebagai pelopor wakaf emas di Indonesia, Wakara Foundation optimis kerja sama strategis ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan wakaf yang lebih produktif, profesional, dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Baca Juga:
Mathew Baker Wajah Baru Pemain Timnas Indonesia, Simak Profilnya!
“Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kualitas dan kapasitas nazhir di Indonesia. Wakaf tidak hanya berbicara tentang ibadah, tetapi juga bagaimana aset wakaf dapat dikelola secara profesional, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Riska didampingi Adam Caloh, selaku Bendahara Umum Wakara Foundation.
Sedangkan Presiden Asosiasi Nazhir Indonesia, Imam Nur Azis, menyampaikan bahwa sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam membangun ekosistem wakaf yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, Wakara Foundation dan ANI berkomitmen untuk membangun ekosistem wakaf yang lebih modern, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Sinergi antar lembaga diharapkan dapat mendorong optimalisasi pengelolaan wakaf produktif sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat.
Seperti diketahui tentang Wakara Foundation merupakan lembaga filantropi Islam modern yang berfokus pada pengembangan wakaf produktif, investasi berbasis aset nyata, dan pengelolaan kekayaan syariah yang berkelanjutan.
Wakara berkomitmen membangun ekosistem wakaf yang profesional, transparan, dan berdampak melalui berbagai instrumen investasi syariah, termasuk emas sebagai aset dasar yang aman dan bernilai jangka panjang.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Siap Putus Puasa 38 Tahun Tanpa Kemenangan Dari Oman Malam Nanti!
Sedangkan Perkumpulan Nazhir Indonesia Berdaya (ANI) adalah organisasi yang mewadahi para Nazhir di Indonesia yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kapasitas pengelolaan wakaf produktif.
ANI berfokus memperkuat ekosistem wakaf nasional, memfasilitasi sertifikat nazhir melalui Indonesian Nazhir Academy (INA), dan mendorong transformasi nazhir menjadi manajer wakaf yang profesional, inovatif, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. (Dji)
