Arasvara.ID - Bank Mandiri Taspen membuka 10 kantor wilayah baru untuk mempercepat pengambilan keputusan bisnis, memperkuat kepemimpinan di daerah, dan membuat organisasi lebih responsif terhadap kebutuhan setiap wilayah.
Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Regional Chief Executive Officer (RCEO) yang resmi diluncurkan Bank Mandiri Taspen pada Rabu kemarin, 9 September 2026.
Peresmian dilakukan melalui acara Go-Live Regional Chief Executive Officer bertema “Empowering Region, Accelerating Growth” di KCP Jakarta Rawamangun, Jakarta Timur.
Kenapa Bank Mandiri Taspen membuka 10 kantor wilayah?
Menurut Bank Mandiri Taspen, pembukaan 10 kantor wilayah bukan sekadar menambah struktur organisasi. Regional justru diposisikan sebagai ujung tombak untuk mempercepat pencapaian sasaran bisnis.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan menjelaskan bahwa RCEO membuat kewenangan tertentu lebih dekat dengan wilayah.
“Melalui RCEO ini, kita perkuat kepemimpinan regional dan mendelegasikan kewenangan secara terukur, agar keputusan lebih cepat, kolaborasi lebih kuat, dan pertumbuhan lebih merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dengan struktur tersebut, persoalan atau peluang bisnis di daerah diharapkan tidak selalu menunggu keputusan dari kantor pusat.
1. Mempercepat keputusan bisnis di daerah
Tujuan pertama adalah memperpendek jalur pengambilan keputusan.
Bank Mandiri Taspen mengatakan setiap wilayah mempunyai kebutuhan bisnis dan perkembangan pasar yang berbeda. Karena itu, keberadaan pemimpin bisnis di tingkat regional diharapkan membuat respons perusahaan menjadi lebih cepat.
Panji menegaskan RCEO bukan dimaksudkan untuk menambah birokrasi.
“Implementasi RCEO ini bukan memperpanjang birokrasi dalam perusahaan, tapi penguatan kepemimpinan yang berkedudukan di wilayah, agar arah koordinasi dan akuntabilitas menjadi lebih dekat.”
Artinya, konsep yang dibangun bukan sekadar membuat kantor baru, melainkan memindahkan sebagian kekuatan pengambilan keputusan lebih dekat ke pasar.
2. Memperjelas tanggung jawab bisnis setiap wilayah
Perubahan paling penting ada pada kewenangan RCEO.
Bank Mandiri Taspen menjelaskan bahwa RCEO bukan sekadar kepala kantor administratif. Posisi ini menjadi pemimpin bisnis regional yang memiliki tanggung jawab terhadap profit and loss, kualitas portofolio, layanan, pengembangan ekosistem, hingga sumber daya manusia.
“RCEO menjadi pemimpin bisnis wilayah yang bertanggung jawab atas profit dan loss, kualitas, portfolio, layanan, pengembangan ekosistem, dan sumber daya manusia.”
Dengan model tersebut, performa masing-masing regional menjadi lebih mudah dipantau dan dipertanggungjawabkan.
Apakah 10 kantor wilayah itu sama dengan 10 cabang baru?
Tidak. Sepuluh kantor wilayah tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi kepemimpinan regional melalui RCEO, bukan berarti Bank Mandiri Taspen tiba-tiba menambah 10 kantor cabang pelayanan baru.
Laporan Keberlanjutan Bank Mandiri Taspen 2025 mencatat bahwa per 31 Desember 2025 perusahaan memiliki 1 kantor pusat operasional, 39 kantor cabang, 250 kantor cabang pembantu, dan 12.972 jaringan ATM. Laporan yang sama juga mencatat sembilan koordinator wilayah pada 2025.
Lalu, apa hubungannya dengan target bisnis Bank Mandiri Taspen?
Transformasi RCEO disebut datang ketika Bank Mandiri Taspen sedang mendorong perubahan bisnis yang lebih besar.
Pada Juli 2026, Bank Mandiri Taspen menyampaikan target untuk masuk kategori KBMI III pada 2028. Strateginya mencakup penguatan permodalan, peningkatan skala bisnis, transformasi digital, dan pengembangan Senior Citizen Financial Ecosystem.
Sementara itu, ANTARA melaporkan Bank Mandiri Taspen juga tengah melihat peluang silver economy, termasuk pengembangan layanan digital melalui aplikasi Movin.
“Kami percaya masa depan industri keuangan dibangun melalui kekuatan ekosistem dan kolaborasi.”
Ia juga menyebut Bank Mandiri Taspen ingin menjadi “The Undisputed Leader” dalam ekosistem keuangan senior di Indonesia. Dengan demikian, 10 kantor wilayah dapat dilihat sebagai infrastruktur organisasi untuk menopang ambisi bisnis tersebut.
Apa dampaknya bagi nasabah?
Secara sederhana, nasabah diharapkan mendapat organisasi yang lebih cepat merespons kebutuhan daerah.
Jika implementasinya berhasil, regional dapat mengambil keputusan secara lebih dekat dengan karakteristik pasar lokal, sekaligus bertanggung jawab terhadap kualitas portofolio dan layanan.
Bank Mandiri Taspen sendiri menekankan bahwa hasil transformasi tidak boleh berhenti pada perubahan struktur.
“Implementasi RCEO harus diterjemahkan menjadi tindakan dan kinerja yang nyata di setiap regional,” kata Panji.
Baca Juga: Bank Mandiri Meminta Maaf Soal Pemblokiran Aktivis Pati Mas Botok
Intinya
Jadi, tujuan Bank Mandiri Taspen membuka 10 kantor wilayah baru adalah memperkuat kepemimpinan regional. Selain itu juga mempercepat keputusan bisnis, memperjelas akuntabilitas setiap wilayah, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih merata.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi RCEO, yang menempatkan regional sebagai ujung tombak transformasi organisasi.
Dalam konteks yang lebih besar, strategi tersebut berkaitan dengan ambisi Bank Mandiri Taspen memperkuat ekosistem keuangan masyarakat senior dan mengejar target KBMI III pada 2028.
Pertanyaan yang Sering Dicari
Apa tujuan Bank Mandiri Taspen membuka 10 kantor wilayah?
Tujuannya adalah memperkuat kepemimpinan regional, mempercepat pengambilan keputusan, memperkuat koordinasi dan akuntabilitas, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih merata.
Apa itu RCEO Bank Mandiri Taspen?
RCEO atau Regional Chief Executive Officer merupakan pemimpin bisnis di tingkat regional yang bertanggung jawab atas profit and loss, kualitas portofolio, layanan, pengembangan ekosistem, dan sumber daya manusia.
Apakah 10 kantor wilayah berarti 10 cabang baru?
Tidak. Sepuluh kantor wilayah tersebut merupakan bagian dari implementasi struktur RCEO. Fokusnya adalah penguatan kepemimpinan dan pengelolaan bisnis regional, bukan sekadar menambah kantor cabang pelayanan.
Kapan 10 kantor wilayah Bank Mandiri Taspen diresmikan?
Sepuluh kantor wilayah tersebut diresmikan pada 9 September 2026 melalui acara Go-Live Regional Chief Executive Officer di KCP Jakarta Rawamangun, Jakarta Timur.
Apa target Bank Mandiri Taspen setelah melakukan transformasi?
Bank Mandiri Taspen menargetkan masuk kategori KBMI III pada 2028, sekaligus memperkuat posisinya dalam ekosistem keuangan masyarakat senior.