Apa Tujuan Bank Mandiri Taspen Buka 10 Kantor Wilayah Baru?

Apa Tujuan Bank Mandiri Taspen Membuka 10 Kantor Wilayah Baru?

Apa Tujuan Bank Mandiri Taspen Membuka 10 Kantor Wilayah Baru?(Bank Mandiri Taspen)

RS

By Rendra Saputra

Publish: 10 September 2026 - 11:06 WIB
Share:

Arasvara.ID - Bank Mandiri Taspen membuka 10 kantor wilayah baru untuk mempercepat pengambilan keputusan bisnis, memperkuat kepemimpinan di daerah, dan membuat organisasi lebih responsif terhadap kebutuhan setiap wilayah.

Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Regional Chief Executive Officer (RCEO) yang resmi diluncurkan Bank Mandiri Taspen pada Rabu kemarin, 9 September 2026.

Peresmian dilakukan melalui acara Go-Live Regional Chief Executive Officer bertema “Empowering Region, Accelerating Growth” di KCP Jakarta Rawamangun, Jakarta Timur.

Kenapa Bank Mandiri Taspen membuka 10 kantor wilayah?

Menurut Bank Mandiri Taspen, pembukaan 10 kantor wilayah bukan sekadar menambah struktur organisasi. Regional justru diposisikan sebagai ujung tombak untuk mempercepat pencapaian sasaran bisnis.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan menjelaskan bahwa RCEO membuat kewenangan tertentu lebih dekat dengan wilayah.

“Melalui RCEO ini, kita perkuat kepemimpinan regional dan mendelegasikan kewenangan secara terukur, agar keputusan lebih cepat, kolaborasi lebih kuat, dan pertumbuhan lebih merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dengan struktur tersebut, persoalan atau peluang bisnis di daerah diharapkan tidak selalu menunggu keputusan dari kantor pusat.

1. Mempercepat keputusan bisnis di daerah

Tujuan pertama adalah memperpendek jalur pengambilan keputusan.

Bank Mandiri Taspen mengatakan setiap wilayah mempunyai kebutuhan bisnis dan perkembangan pasar yang berbeda. Karena itu, keberadaan pemimpin bisnis di tingkat regional diharapkan membuat respons perusahaan menjadi lebih cepat.

Panji menegaskan RCEO bukan dimaksudkan untuk menambah birokrasi.

“Implementasi RCEO ini bukan memperpanjang birokrasi dalam perusahaan, tapi penguatan kepemimpinan yang berkedudukan di wilayah, agar arah koordinasi dan akuntabilitas menjadi lebih dekat.”

Page 1 of 4

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…