Arasvara.ID - Banyak yang bertanya kapan harga emas akan turun drastis. Jawabannya sampai saat ini belum ada analis pasar utama yang perkirakan penurunan drastis dalam waktu dekat. Yang sedang terjadi lebih tepat disebut koreksi wajar, bukan awal dari keruntuhan harga.
Tapi, biar kamu paham duduk perkaranya, mari yuk bedah satu per satu dari data dan proyeksi terbaru.
Kenapa Harga Emas Bisa Turun?
Ada 3 pemicu utama yang bikin harga emas melemah.
Suku Bunga The Fed yang Lebih Tinggi
Emas adalah aset yang tidak menghasilkan bunga atau dividen. Jadi, kalau bank sentral seperti The Fed menaikkan suku bunga atau mempertahankannya di level tinggi untuk menekan inflasi, imbal hasil obligasi jadi lebih menarik. Investor pun cenderung mengalihkan dana dari emas ke instrumen berbunga tinggi tersebut.
Dolar AS yang Menguat
Karena harga emas dipatok dalam dolar AS di pasar global, penguatan dolar otomatis membuat emas jadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika. Permintaan pun bisa melemah, dan harga ikut tertekan.
De-eskalasi Ketegangan Geopolitik
Emas dikenal sebagai aset safe haven. Jika ada resolusi nyata terhadap konflik besar, misalnya di Timur Tengah atau Eropa Timur, permintaan terhadap aset aman ini bisa menurun dan memicu aksi jual.
Apakah Harga Emas Akan Turun Terus di 2026?
Data terbaru justru menunjukkan arah sebaliknya. Catatan Morgan Stanley menyebut harga emas sudah mencapai target kuartal keempat lebih cepat dari perkiraan. Mereka memproyeksikan emas bisa menembus di atas 5.000 dolar AS per ons pada 2027. Namun, volatilitas tetap mungkin terjadi sepanjang perjalanan.
Salah satu pendorongnya adalah ekspektasi pasar bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga secara agresif dan justru cenderung menahan suku bunga hingga 2026. Kondisi ini membuat dana investasi berbasis emas (ETF) kembali diminati setelah sempat mengalami arus keluar besar pada Mei-Juni.
Bank sentral berbagai negara juga terus menambah cadangan emasnya. China dan Polandia, misalnya, tercatat menambah kepemilikan emas dalam jumlah signifikan sepanjang tahun ini, menciptakan permintaan struktural yang menahan laju penurunan harga.
Bahkan proyeksi JP Morgan lebih optimistis lagi, dengan skenario utama harga emas justru menguat ke kisaran 6.000 dolar AS per ons pada kuartal keempat 2026. Di 2027, prediksi harga emas justru diperkirakan 6.300 dolar AS per ons.
Bagi kamu para pemula, kalian bisa cek artikel Cara Investasi Emas agar Untung: Strategi Pemula agar Tidak Salah Beli
