Alasan Pekerja Gunakan KRL Meski Desak-desakan, Apakah Bisa Menghemat Biaya?

Pengguna KRL berdesakan setiap hari ketika berangkat kerja.

Pengguna KRL berdesakan setiap hari ketika berangkat kerja.(Pinterest/Eseselcuk)

NK

By Nurul Kharimah

Publish: 22 Agustus 2026 - 09:33 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Berdasarkan data dari situs resmi KAI Commuter, terdapat sekitar 181 juta pengguna KRL di Jabodetabek dan sekitarnya pada semester 1 tahun 2026.

Jumlah tersebut diprediksi akan terus meningkat. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Commuter sebagai salah satu pilihan transportasi untuk mobilitas sehari-hari.

Pernyataan tersebut sesuai dengan kondisi KRL setiap hari di jam kerja atau rush hour. Banyak orang tetap setia menggunakan transportasi ini meski harus berdesakan dengan penumpang lainnya.

Baca Juga:

Filosofi Kopi Buka Book Cafe di Sarinah Bisa Jadi Spot WFC Bagus untuk Gen Z dan Milenial

Mengapa Penumpang Tetap Memilih KRL Sebagai Teman Perjalanan?

1. Biaya Transportasi Lebih Terjangkau

Transportasi ini memiliki tarif yang lebih murah dan terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya. Dengan tarif mulai Rp3.000, KRL melayani lebih dari 80 rute stasiun di wilayah Jabodetabek.

Tentu saja, biaya tersebut dapat membantu menghemat budget perjalanan, terutama bagi pengguna yang harus bepergian dengan jarak rumah dan tujuan yang cukup jauh.

Dengan begitu, pekerja dapat mengalokasikan biaya perjalanan ke anggaran kebutuhan sehari-hari yang lebih urgent bagi kehidupan mereka.

Baca Juga:

Polda Metro Jaya Siagakan Ribuan Personel untuk 47 Kegiatan di Jakarta dan Sekitarnya, Termasuk Demo BEM Hari Ini

2. Terhindar dari Kemacetan

Commuter Line mempunyai jalur sendiri sehingga terhindar dari kemacetan jalan raya, terutama saat rush hour yang bisa memakan waktu lebih lama.

Dengan begitu, waktu tempuh relatif lebih cepat dibandingkan menggunakan transportasi yang harus melewati jalanan padat.

3. Waktu Perjalanan Mudah Diperkirakan

Jadwal perjalanan KRL lebih mudah diperkirakan oleh pengguna, baik waktu keberangkatan dan kedatangan. Hal ini membantu masyarakat untuk mampu mengatur rutinitas sehari-hari.

Baca Juga:

Selain BEM UI, Sejumlah BEM Bergabung Demo Hari Ini, Ini Rute Alternatif Hindari Lalu Lintas Padat

Selain itu, rata-rata waktu tunggu KRL cukup beragam, mulai dari 5 hingga 10 menit pada jam sibuk atau rush hour. Sementara waktu normalnya yaitu 15 sampai 30 menit, tergantung jarak antar stasiun.

Jam operasionalnya juga selaras dengan kegiatan masyarakat, yaitu pukul 04.00 hingga 24.00 WIB. Jadi, penumpang tidak perlu khawatir kehabisan transportasi saat harus berangkat pagi atau pulang larut malam.

4. Tidak Perlu Mengemudi Sendiri

Page 1 of 3

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…