ARASVARA.ID - Sinetron Terikat Janji episode 144 mampu membuat penonton terharu sekaligus kesal saat menyaksikan rangkaian adegannya.
Pasalnya, meski Davina dan Jihan serinng bertengkar, mereka tetap saling menyayangi satu sama laain. Bahkan, Davina tidak rela melepas Jihan untuk hidup bersama Dipa.
Di sisi lain, Dipa merasa kecewa dan sangat marah karena ayahnya tidak bisa datang ke acara pernikahannya. Padahal, ia mengadakan acara tersebut karena menuruti permintaan sang ayah.
Buat yang ketinggalan, simak juga sinopsis sinetron Terikat Janji episode 143.
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 144:
Hari semakin larut malam, Sena memutuskan untuk pamit pulang kepada Davina. Mereka berjanji akan bertemu lagi esok hari di acara pernikahan Jihan.
Davina pun langsung masuk ke dalam rumah setelah kepergian Sena. Saat hendak masuk kamar, Davina mendengar suara dari arah kamar tidur Jihan.
Kemudian Davina mengetuk pintu kamar Jihan untuk memastikan keadaan adiknya. Beberapa saat kemudian Jihan keluar. Ia menyatakan belum bisa tidur karena banyak hal yang mengganggu pikirannya.
Davina berinisiatif untuk mengajak Jihan tidur bersama. Awalnya, Jihan menolak ia gengsi menerima tawaran kakaknya. Mereka berdua memang jarang akur, selalu mempermasalahkan berbagai hal kecil.
Namun, saat Davina sudah masuk ke dalam kamarnya sendiri, Jihan ikut menyusul. Ia menarik perkataannya yang menolak ajakan Davina dan menyatakan bersedia untuk tidur berdampingan dengan kakaknya.
Saat keduanya berada di kasur, Jihan mengungkapkan perasaannya. Ia merasa heran dengan sikap Davina yang tetap baik kepadanya. Padahal, Jihan telah merebut tunangan Dipa daru Davina.
Davina membalas ucapan tersebut dengan kata-kata yang menenangkan. Ia merasa hubungan adik kakak diantara mereka berdua sangatlah kuat, sehingga setiap pertikaian yang terjadi tidak mampu mengubah perasaan mereka menjadi benci.
