Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 143: Sena Mulai Mencurigai Veronika?

Sinopsis Sinetron Terikat Janji episode 143.

Sinopsis Sinetron Terikat Janji episode 143.

NK

By Nurul Kharimah

Publish: 28 Agustus 2026 - 12:03 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Sinetron Terikat Janji episode 135 mampu membuat penonton kesal sepanjang menyaksikannya. Pasalnya, tingkah laku Mayang terhadap Davina sangat menyebalkan.

Selain itu, Davina juga mulai mencurigai Veronika. Ia khawatir Veronika mempunyai niat jahat terhadapnya karena menganggap dirinya penyebab hilangnya Rian.

Tidak hanya itu, Sena juga mulai curiga dengan sikap mamanya sendiri, Veronika. Ia khawatir ibunya masih dendam dengan Davina dan memanfaatkan kedekatan mereka untuk mencelakai kekasihnya.

Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 143:

Setelah bertemu dengan Veronika, Davina memutuskan untuk pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, davina bertemu dengan Novan, Mayang, dan keluarga besar lainnya. Hari ini merupakan acara pengajian Jihan sebelum pernikahannya.

Di tengah keramaian, Davina justru merasa asing, karena pihak keluarga Mayang selalu memandang rendah kepadanya. Terlebih lagi, kini Jihan akan melangkahinya dalam proses pernikahan.

Davina segera pamit ke belakang, ia ingin mencicipi kue buatan Veronika yang baru saja diberikan kepadanya. Saat memakan kue tersebut, Davina merasa kegirangan, kuenya terasa lezat dan nikmat.

Namun, beberapa saat kemudian, Davina mengalami sesak nafas, tubuhnya limbung, bahkan untuk berdiri dan berbicara saja ia tidak mampu.

Elerginya terhadap buah strawberry kambuh. Kini, pandangannya semakin buram. Untungnya, ia melihat Novan datang menghampirinya.

Sementara itu, Novan yang datang untuk menghibur Davina justru panik melihat kondisi anaknya. Ia segera meminta pertolongan kepada supir untuk membawa Davina ke rumah sakit.

Awalnya, Novan dicegah oleh Mayang untuk ikut ke rumah sakit, sebab acara pengajian Jihan akan dimulai sebentar lagi. Namun, Novan tidak bisa menuruti perkataan Mayang, keselamatan Davina lebih utama dibanding yang lainnya. Akhirnya, Novan tetap ikut menemani Davina ke rumah sakit.

Saat di perjalanan, kesadaran Davina semakin menurun. Nafasnya juga mulai pelan karena semakin sesak. Novan yang panik berusaha menyadarkan Davina, ia juga memerintahkan supir untuk melaju lebih cepat.

Page 1 of 3

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…