Amalan Ibadah Hari Rabu Wekasan Assyaikh Addairabi, Menolak Bala yang Berdatangan

Amalan-amalan pada hari Rabu Wekasan As-syaikh Addairabi.

Amalan-amalan pada hari Rabu Wekasan As-syaikh Addairabi.(Pinterset/Ariep)

NK

By Nurul Kharimah

Publish: 12 Agustus 2026 - 15:15 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Sebagian masyarakat Nusantara mempunyai kepercayaan bahwa hari Rabu Wekasan, hari Rabu terakhir pada bulan safar, menjadi waktu diturunkannya berbagai macam musibah. Sehingga mereka menggelar tradisi untuk memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pada umumnya, masyarakat mengadakan doa bersama di masjid, musholla atau tempat perkumpulan yang ada di desa mereka. Selain itu, mereka juga bersedekah kepada tetangga sekitar dengan memberikan makan atau sebagian harta yang dimilikinya.

Kegiatan tersebut selaras dengan pernyataan yang disampaikan oleh Al-Allamah Assyaikh Addairabi dalam kitab Mujarrabat yaitu "Dalam satu tahun turun 320.000 bala yang akan turun dan semuanya ada di hari Rabu akhir bulan Safar. Sungguh hari itu adalah hari terberat dalam setahun, maka demi mendapatkan keselamatan dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan berbagai macam ibadah dan ketaatan".

Baca Juga:

Memasuki Bulan Safar, Ini Amalan yang Dianjurkan bagi Umat Muslim

Amalan Ibadah Hari Rabu Wekasan Assyaikh Addairabi dalam Kitab Mujarrabat

1. Membaca Surah Yasin

Surah Yasin merupakan salah satu surah dalam Al-Quran yang memiliki banyak manfaat, diantaranya diberikan kemudahan dalam hidup, menggugurkan dosa, hingga pelindung dari wabah dan bala.

Dengan begitu, dianjurkan untuk membaca surah Yasin pada Rabu Wekasan sebagai bentuk iktiar agar terhindar dari musibah.

Terdapat perbedaan saat membaca surah Yasin pada hari Rabu Wekasan, yaitu Ketika sampai pada ayat ke-58 "سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ", hendaknya dibaca sebanyak 313 kali, kemudian dilanjut sampai ayat terakhir.

Baca Juga:

Shalat Tahajjud: Keutamaan, Tata Cara dan Doanya.

Setelah selesai, disarankan untuk membaca doa sebagai berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنَجِّيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatan tunjiinaa bihaa min jamii‘il ahwaali wal-aafaati, wa taqdhi lanaa bihaa jamii‘al haajaati, wa thuthahhirunaa bihaa min jamii‘is sayyi-aati, wa tarfa‘unaa bihaa ‘indaka a‘lad-darajaati, wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati min jamii‘il khairaati fil-hayaati wa ba‘dal mamaati.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan rahmat yang menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan bencana, memenuhi segala kebutuhan kami, menyucikan kami dari segala keburukan, mengangkat derajat kami di sisi-Mu setinggi-tingginya, serta menyampaikan kami kepada tujuan-tujuan tertinggi dari segala kebaikan, baik dalam kehidupan maupun setelah kematian.”

Baca Juga:

Sholat Istikharah: Keutamaan, Tata Cara dan Panduan Do'a.

2. Shalat Sunah Menolak Bala

Dianjurkan bagi umat Islam melaksanakan shalat sunnah untuk menolak bala sebanyak empat rakaat dengan dua kali salam. Niat shalat sunnah menolak bala yaitu

Page 1 of 3

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…