JAKARTA, ARASVARA.ID - Pasar tradisional tidak serta-merta identik dengan aktivitas jual beli kebutuhan dapur ditambah perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan, sejumlah pasar saat ini mulai bertransformasi menjadi ruang usaha kreatif, tempat berkumpul hingga wadah interaksi.
Sebagai salah satu contoh, Pasar Santa di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pernah menjadi pusat perhatian komunitas kreatif dan pelaku usaha mudah.
Hal ini terjadi lantaran perjalanan Pasar Santa memperlihatkan bagaimana pasar tradisional bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan fungsi awalnya.
Sejarah Pasar Santa
Pasar Santa berdiri sejak tahun 1971 di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jakarta yang difungsikan sebagaimana pasar tradisional menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga.
Namun, seiring berjalannya waktu, perkembangan kawasan hingga kebutuhan masyarakat, bangunan tempat ini mengalami pembenahan dan menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih terstruktur.
Menurut informasi dari Jurnal Arsiteka, perubahan penting terjadi ketika Pasar Santa direvitalisasi pada 2026 silam yang mengubah bangunan terdiri dari 32 unite menjadi satu bangunan bertingkat tiga untuk mengakomodasi kegiatan perdagangan.
Namun, pembenahan itu bukan menjadi salah satu faktor penentu, melainkan komunitas anak mudah dan pelaku usaha kreatif mulai mengisi kios di lantai atas yang menghadirkan kedai kopi, kuliner, pakaian, aksesoris hingga vinyl.
Pasar Santa Menyatukan Ekonomi Tradisional dan Kreatif
Salah satu hal yang paling menarik dari tempat ini ialah keberadaan jenis aktivitas ekonomi dalam satu kawasan yang melayani pembelian produk kreatif, menikmati makanan, mencari barang koleksi hingga menjelajahi toko.
Menurut Jurnal Arsiteka, area basement saat ini digunakan untuk aktivitas pasar basah dan kebutuhan harian, sementara untuk lantai atas untuk berbagai fungsi perdagangan termasuk usaha kreatif.
Perpaduan ini menciptakan hubungan antar pedagang lama dan babru untuk melayani kebutuhan pembeli yang datang setiap harinya.
Perbedaan Generasi Membentuk Karakter Usaha di Pasar Santa
