Cara Mengamankan Akun Dompet Elektronik dari Pembobolan, Ketahui Tipsnya Sekarang!

Cara mengamankan akun dompet elektronik dari pembobolan.

Cara mengamankan akun dompet elektronik dari pembobolan.(Pinterest)

GO

By Gabriel Omar Batistuta

Publish: 4 November 2026 - 13:51 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Dompet elektronik saat ini menjadi salah satu cara pembayaran online yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masing-masing individu setiap harinya.

Kamu bisa menggunakan aplikasi dompet elektronik seperti, DANA, GoPay, OVO dan ShopeePay untuk melakukan pembayaran, transfer uang, membeli pulsa, hingga membayar tagihan tanpa harus membawa uang tunai.

Melansir dari Bank Indonesia (BI), kemudahan itu perlu diimbangi dengan perlindungan keamanan akun agar terhindari dari pencurian saldo dan penyalahgunaan data pribadi.

Apa Itu Pembobolan Akun Dompet Elektronik?

Pembobolan akun dompet elektronik adalah tindakan memperoleh akses ke pembayaran digital milik orang lain tanpa izin pemiliknya, dan juga bisa dimanfaatkan untuk mendapat informasi autentikasi, perangkat yang telah disusupi hingga manipulasi psikologis untuk mendapatkan alih akun.

Informasi yang menjadi sasaran biasanya meliputi nomor HP terdaftar, PIN, password, kode OTP hingga informasi pribadi lain.

Jika berhasil mendapatkan akses, biasanya pelaku akan melakukan transfer saldo, pembayaran hingga mengubah informasi akun.

BI juga sudah mengingatkan agar kamu menjaga kerahasiaan data pribadi, kode keamanan seperti PIN, Password dan OTP.

Penyebab Akun Dompet Elektronik Dibobol

  • Membagikan kode OTP atau PIN kepada orang lain.

  • Menggunakan PIN yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir.

  • Mengklik tautan phishing melalui SMS, email, atau WhatsApp.

  • Mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi.

  • Menggunakan perangkat yang tidak memiliki perlindungan keamanan.

  • Memberikan akses akun kepada orang lain.

  • Tidak memeriksa notifikasi dan riwayat transaksi.

  • Menuruti permintaan pihak yang mengaku sebagai customer service.

Cara Mengamankan Akun Dompet Elektronik dari Pembobolan

1. Gunakan PIN yang Sulit Ditebak

Kamu harus menggunakan PIN yang mudah ditebak dan harus menghindari kombinasi angka sederhana seperti 123456 atau 000000, tanggal lahir, atau nomor HP yang dimiliki.

2. Jangan Bagikan Kode OTP

OTP merupakan kode verifikasi yang bisa digunakan untuk sekali pakai untuk mengkonfirmasi tindakan tertentu pada akun yang dimiliki.

3. Aktifkan Fitur Keamanan Biometrik

Jika tersedia, kamu harus mengaktifkan fitur keamanan biometrik untuk melindungi akses ke aplikasi dompet elektronik tertentu yang dimiliki.

4. Hindari Mengklik Link yang Tidak Dikenal

Jangan pernah membuka link yang dikirim melalui WhatsApp, SMS, email atau media sosial apa lagi dari orang tidak dikenal.

5. Unduh Aplikasi dari Sumber Resmi

Kamu harus memastikan melakukan unduh aplikasi e-wallet dari sumber resmi seperti Google Play Store atau App Store yang dimiliki.

6. Aktifkan Notifikasi Transaksi

Kamu harus mengaktifkan notifikasi transaksi untuk mengetahui informasi saldo secara langsung terkait pembayaran, transfer hingga aktivitas lainnya.

7. Hindari Menggunakan Wi-Fi Publik untuk Transaksi

Sebaiknya kamu menggunakan internet pribadi atau jaringan terpercaya dan jangan menggunakan akses Wi-Fi publik ketika membuka dompet elektronik.

Ciri-ciri Akun Dompet Elektronik Dibobol

  • Mendapatkan kode OTP tanpa melakukan permintaan login atau transaksi.

  • Menerima notifikasi login dari perangkat yang tidak dikenal.

  • PIN atau kata sandi tiba-tiba tidak dapat digunakan.

  • Nomor telepon atau informasi akun berubah tanpa sepengetahuan pemilik.

  • Terdapat transaksi atau transfer saldo yang tidak dikenali.

  • Menerima telepon dari pihak yang mengaku sebagai customer service dan meminta informasi rahasia.

  • Mendapatkan pemberitahuan perubahan akun yang tidak pernah dilakukan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Dompet Elektronik Telah Dibobol?

1. Hubungi customer service resmi

Laporkan dugaan pembobolan dan minta bantuan pengamanan atau pemblokiran akun.

2. Ganti PIN dan kata sandi

Jika masih memiliki akses, segera ubah informasi autentikasi akun.

3. Amankan nomor telepon dan email

Jika nomor telepon diduga diambil alih, hubungi operator seluler. Amankan juga email yang terhubung dengan dompet elektronik.

4. Periksa riwayat transaksi

Catat nominal, waktu, dan tujuan transaksi yang tidak dikenali.

5. Simpan bukti

Dokumentasikan tangkapan layar, pesan penipuan, nomor pengirim, dan bukti transaksi.

6. Laporkan penipuan

Jika terjadi kerugian keuangan, segera laporkan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Sekian informasi terkait cara mengamankan dompet elektronik ketika ingin dibobol.

Dapatkan informasi dan berita terupdate melalui arasvara.id

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…