Apa Itu IMEI? Pahami Cara Cek IMEI Kemenperin, Fungsi Keamanan, dan Tips Legalnya

IMEI menjadi perlindungan terbaik bagi kenyamanan dan keamanan transaksi perangkat seluler. / Ilustrasi

IMEI menjadi perlindungan terbaik bagi kenyamanan dan keamanan transaksi perangkat seluler. / Ilustrasi(Pinterest/Tech Viral)

FA

By Fadliansyah

Publish: 14 Oktober 2026 - 22:24 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Melansir dari Telkomsel, keberadaan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) pada perangkat telepon seluler (smartphone) memiliki peran yang sangat krusial dalam menentukan legalitas serta keamanan penggunaan jaringan seluler di Indonesia. Memastikan nomor IMEI terdaftar secara resmi di basis data pemerintah menjadi langkah wajib bagi setiap pemilik ponsel agar terhindar dari pemblokiran sinyal secara mendadak.

Apa itu IMEI? IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah kode unik yang dimiliki setiap handphone. Layaknya "sidik jari" untuk HP, IMEI digunakan untuk mengidentifikasi perangkat kamu secara global. IMEI handphone juga harus terdaftar di database resmi karena jika tidak HP-mu bisa terblokir dan tidak dapat tersambung ke jaringan data seluler.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) serta Kementerian Komunikasi dan Digital menerapkan aturan ketat terkait pendaftaran identitas perangkat telekomunikasi. Langkah ini diambil untuk menekan peredaran ponsel gelap (black market/BM) yang merugikan industri serta tidak memberikan perlindungan konsumen.

Mengenal Definisi dan Struktur Angka Kombinasi Nomor IMEI

Nomor IMEI merupakan kode identitas unik yang membedakan satu perangkat seluler dengan perangkat lainnya di seluruh dunia:

  • Identitas Unik Perangkat Seluler: Bertindak layaknya nomor induk kependudukan (NIK) bagi setiap unit ponsel pintar.

  • Jumlah Digit Kode Standar: Terdiri dari kombinasi 15 angka unik yang menyimpan informasi pabrikan, model, dan asal negara pembuat.

  • Sistem Dual SIM: Perangkat yang mendukung fitur dua kartu SIM akan memiliki 2 nomor IMEI yang berbeda untuk masing-masing slot.

Rincian Lengkap Digit IMEI dan Statistik Pemblokiran

Adapun, ketentuan mengenai pendaftaran dan verifikasi IMEI perangkat seluler didukung oleh rincian data angka serta statistik resmi sebagai berikut:

  • Panjang Digit Nomor IMEI: Terdiri dari tepat 15 digit angka unik tanpa huruf atau karakter khusus.

  • Batas Maksimal Pendaftaran IMEI dari Luar Negeri: Setiap penumpang dari luar negeri diperbolehkan mendaftarkan maksimal 2 unit perangkat per orang melalui Bea Cukai.

  • Batas Nilai Pembebasan Bea Masuk: Pembebasan bea masuk diberikan untuk perangkat luar negeri dengan nilai maksimal 500 US Dolar per penumpang.

  • Jangka Waktu Garansi Legalitas: Pendaftaran IMEI Kemenperin resmi berlaku seumur hidup untuk perangkat yang dibeli dan didistribusikan resmi di Indonesia.

  • Dampak Pemblokiran Sinyal: Perangkat yang tidak terdaftar akan mengalami pembatasan sinyal seluler hingga 100 persen dari seluruh operator seluler domestik.

Fungsi Keamanan Utama Nomor IMEI Pada Perangkat Ponsel

Selanjutnya, keberadaan nomor IMEI yang terdaftar resmi memberikan perlindungan ganda bagi pemilik perangkat dalam aktivitas harian:

  • Melindungi Perangkat dari Pemblokiran Jaringan: Memastikan ponsel dapat mengakses layanan panggilan, SMS, dan paket data dari seluruh operator seluler Tanah Air.

  • Memudahkan Pelacakan Saat Perangkat Hilang: Nomor IMEI dapat digunakan oleh pihak berwenang dan penyedia layanan seluler untuk melacak keberadaan lokasi ponsel.

  • Mencegah Tindak Kejahatan Pencurian: Pihak operator dapat memblokir akses jaringan ponsel yang dilaporkan hilang atau dicuri berdasarkan permintaan pemilik sah.

Panduan Praktis Mengetahui Kode IMEI Melalui Dial UMB

Cara paling cepat dan universal untuk memeriksa kombinasi digit IMEI pada semua merek ponsel pintar meliputi langkah-langkah berikut:

  • Membuka Menu Panggilan (Dial Pad): Mengakses aplikasi telepon resmi pada perangkat yang Anda gunakan.

  • Mengetikkan Kode Kombinasi UMB: Mengetikkan angka *#06# pada tombol panggilan ponsel Anda.

  • Mencatat Kode IMEI yang Muncul: Layar akan secara otomatis menampilkan 15 digit nomor IMEI tanpa perlu menekan tombol panggil.

Cara Cek IMEI Kemenperin Melalui Situs Resmi Pemerintah

Lalu, guna memastikan apakah perangkat Anda terdaftar resmi atau terindikasi produk BM, prosedur pengecekannya adalah sebagai berikut:

  • Mengakses Situs Resmi Kemenperin: Membuka peramban dan mengunjungi alamat portal resmi di imei.kemenperin.go.id.

  • Memasukkan 15 Digit Nomor IMEI: Memasukkan deretan angka IMEI yang telah didapatkan pada kolom pencarian yang tersedia.

  • Melihat Status Pendaftaran: Sistem akan menampilkan keterangan apakah nomor IMEI tersebut telah terdaftar di database Kemenperin atau tidak.

Metode Alternatif Mengecek Nomor IMEI Lewat Pengaturan Perangkat

Selain kode panggilan, pengguna juga dapat menemukan nomor identitas perangkat melalui sistem operasi ponsel:

  • Pemeriksaan Pada Perangkat Android: Membuka menu Pengaturan > Tentang Ponsel (About Phone) > Status untuk melihat rincian IMEI.

  • Pemeriksaan Pada Perangkat iOS (iPhone): Membuka menu Settings > General > About lalu gulir ke bawah hingga menemukan kolom IMEI.

  • Pemeriksaan Pada Fisik Kemasan: Nomor IMEI juga tercetak resmi pada stiker di bagian belakang dus penjualan perangkat.

Risiko Dampak Menggunakan Ponsel dengan IMEI Tidak Terdaftar

Membeli ponsel dengan status IMEI yang tidak jelas membawa sejumlah bahaya dan kerugian bagi pengguna:

  • Hilangnya Sinyal Operator Seluler: Ponsel tidak dapat menangkap sinyal seluler sehingga tidak bisa digunakan untuk komunikasi harian.

  • Sulit Klaim Garansi Resmi: Perangkat yang masuk secara tidak resmi tidak mendapatkan jaminan perbaikan dari pusat servis resmi produsen.

  • Penurunan Nilai Jual Kembali: Ponsel yang terkena pemblokiran sinyal akan kehilangan nilai ekonomisnya secara drastis di pasar barang bekas.

Langkah Taktis Mendaftarkan IMEI Perangkat yang Dibeli dari Luar Negeri

Berikutnya, bagi masyarakat yang membeli perangkat seluler dari luar negeri, prosedur pendaftaran IMEI wajib dilakukan secara legal:

  • Mendaftarkan Melalui Situs Bea Cukai: Mengisi formulir pendaftaran di portal Bea Cukai atau aplikasi ECD sebelum keberangkatan kembali ke Indonesia.

  • Melakukan Verifikasi di Bandara: Meminta petugas Bea Cukai di area kedatangan internasional untuk memverifikasi QR code dan fisik perangkat.

  • Melunasi Kewajiban Perpajakan: Membayar kewajiban bea masuk dan pajak dalam rangka impor jika nilai perangkat melebihi batas pembebasan.

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…