ARASVARA.ID - Aplikasi TikTok saat ini menjadi salah satu platform media sosial yang diminati oleh seluruh kalangan terutama gen z di era digital sekarang.
Aplikasi yang didirikan sejak 2017 ini sudah beberapa kali berubah nama hingga pada akhirnya menjadi TikTok sekarang.
Selain itu, aplikasi ini selalu menghadirkan banyak topik menarik dan viral yang bisa dinikmati semua orang.
Apa Itu TikTok?
Melansir dari TechTarget, Tiktok merupakan salah satu platform video pendek yang dimulai dari 15 hingga 60 detik.
Tak hanya itu, videonya biasa dilengkapi dengan musik, filter, dan efek yang bisa menghadirkan komedi hingga edukasi bagi kalangan tertentu.
Pada tahun 2026 ini, TikTok sudah memberikan kelonggaran kepada pengguna untuk melakukan rekaman di dalam aplikasi hingga 10 menit.
Sejarah TikTok
Secara umum, Tiktok diluncurkan pada September 2017 oleh Byte Dance yang dipimpin Yiming Zhang dan Rubo Liang.
Menariknya, pada 2 Agustus 2018, Musical.ly, digabung ke TikTok yang membuat pengguna langsung naik drastis hanya dalam beberapa saat.
Menariknya pada Februari 2019, Tiktok berhasil mencapai 1 miliar unduhan global.
Fitur Utama TikTok
Melansir dari laman TikTok, terdapat beberapa kategori feed yang muncul bagi pengguna yaitu For You, Following, Friend hingga Live.
Pengguna juga saat ini bisa melakukan belanja online melalui fitur TikTok Shop yang tersedia.
Kreator juga bisa melakukan penjualan untuk dimonetisasi melalui komisi dari penjualan setiap produknya.
TikTok di Indonesia
Menyitat informasi dari laman APJII 2026, TikTok menjadi salah satu media sosial yang paling banyak diakses dengan rata-rata 31,8 persen.
Data tersebut turun sekitar 3,4 persen dibanding tahun 2025 yang memiliki akumulasi 35,2 persen.
Melihat 2026 belum habis, dapat diprediksi angka ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Gen Z juga menjadi salah satu audience yang sangat dominan menggunakan aplikasi TikTok untuk mendapatkan informasi secara menyeluruh.
TikTok Shop dan Tokopedia Bersatu
Menurut Permendag 31 Tahun 2023 memisahkan sosial commerce dan e-commerce yang mengartikan media sosial hanya boleh melakukan promosi dan penjualan berlangsung melalui platform e-commerce.
Alhasil, TikTok Shop ditutup pada 4 Oktober 2023 dan di buka kembali pada Desember 2023 bermitra dengan Tokopedia.
Menilik informasi dari laman prolegal, TikTok membeli 75,01 persen saham PT Tokopedia, sementara GoTo mempertahankan 24,99 persen sahamnya.
Aplikasi ini tentunya memiliki algoritma tersendiri dengan mengusung tema For You (FYP).
Cara Kerja Algoritma TikTok
Menilik informasi dari Newsroom.TikTok, Halaman FYP disusun dengan cara meranking video berdasarkan minat pengguna sekaligus yang tidak diminati.
Biasanya terjadi lantaran video yang kamu sukai, ikuti, komentari dan konten yang dibuat dijadikan sebagai bahan untuk meranking video FYP.
Alhasil cara tersebut digunakan untuk menggambarkan tentang video yang ditampilkan di FYP.
Sistem biasanya mengambil data dari pengguna lain yang memiliki tingkat kesukaan mirip denganmu.
Biasanya pengguna baru juga harus memilih feed video populer secara langsung untuk menyempurnakan algoritma yang disediakan.
Manfaat Aplikasi TikTok
Menumbuhkan kreativitas
Bebas mengekspresikan diri, namun dalam batas wajar
Personal branding
Mengembangkan bisnis
Sebagai hiburan untuk mengusir rasa bosan
Sumber penghasilan
Media informasi yang bermanfaat
Media pembelajaran
Hal di atas membuat banyak orang menyukai suguhan yang dihasilkan oleh TikTok melalui algoritmanya.
Secara data memberikan penjelasan, jika gen z sangat menyukai video yang diputar sesuai dengan minat.
Alhasil membuat gen z menjadi salah satu faktor utama meningkatnya daya tarik penggunaan aplikasi TikTok.
Dapatkan informasi dan berita terupdate melalui arasvara.id
