ARASVARA.ID - Cara mengatasi ketombe tentu menjadi topik yang sering kali dicari apabila serpihan putih mulai terlihat pada rambut atau menempel di pakaian yang berwarna gelap.
Meski begitu, cara mengatasi ketombe tidak semudah kelihatannya. Sebelum menghilangkan ketombe, kamu juga perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.
Sebab, cara mengatasi ketombe dapat dilakukan jika kamu mengenali penyebabnya, dan menyesuaikan produk perawatan dengan kondisi kulit kepala serta jenis rambut.
Lantas, bagaimana cara untuk mengatasi ketombe yang membandel? Berikut informasi lengkapnya.
Cara Mengatasi Ketombe dengan Perawatan yang Tepat
Seperti yang kita tahu, ketombe merupakan salah satu permasalahan kulit yang ditandai dengan munculnya serpohan kulit kepala yang mengelupas.
Namun, ketombe merupakan kondisi kulit kepala yang umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya atau menular.
Kendati demikian, masalah kulit kepala ini bisa disertai rasa gatal dan kulit kepala yang bersisik sehingga membutuhkan perawatan tertentu.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), penggunaan sampo antiketombe dengan bahan aktif dinilai dapat membantu mengendalikan masalah ketombe.
Adapun beberapa langkah alternatif untuk mengatasi ketombe dapat kamu simak melalui rangkuman berikut.
1. Gunakan Sampo Antiketombe
Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi ketombe adalah dengan menggunakan sampo dengan bahan aktif yang sesuai untuk membasmi ketombe.
Beberapa bahan alami yang umumnya ditemukan dalam produk sampo antiketombe antara lain ketoconazole, selenium sulfide, dan asam salisilat.
2. Perhatikan Cara Keramas yang Tepat
Keramas bukan hanya sekadar membersihkan sisa-sisa kotoran pada rambut, tetapi juga membantu menjaga kondisi kulit kepala tetap sehat.
Saat menggunakan sampo antiketombe, kamu bisa memijat kulit kepala secara perlahan dan hindari menggaruk kulit kepala terlalu keras.
Selain itu, beberapa produk sampo juga perlu didiamkan selama beberapa menit sebelum dibilas. Karena itu, perhatikan petunjuk pemakaian produk dengan saksama.
Di sisi lain, frekuensi keramas juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala kamu. Jika kulit kepala berminyak, mungkin perlu keramas lebih sering dibanding kulit kepala yang cenderung kering.
3. Hindari Produk yang Memicu Iritasi
Seperti yang kita tahu, menggunakan gel rambut, hairspray, atau produk perawatan rambut tertentu secara berlebihan dapat memicu iritasi pada sebagian orang.
Reaksi yang ditimbulkan dari penggunaan perawatan rambut yang tidak sesuai bisa membuat gatal, kemerahan, hingga kulit bersisik.
Jika muncul ketombe setelah mencoba produk baru, hentikan pemakaiannya dan perhatikan reaksi kulit kepala sebelum kembali menggunakan produk tersebut.
4. Jangan Menggaruk Kulit Kepala
Ketombe sering kali menyebabkan kulit kepala gatal. Meski demikian, hindari menggaruk dengan keras, karena hal ini dapat menyebabkan peradangan pada kulit kepala.
Cuci kulit kepala dengan lembut menggunakan sampo yang sesuai. Konsultasikan dengan dokter jika rasa gatal berlanjut atau disertai kemerahan.
5. Kenali Penyebab Ketombe
Ketombe tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan jarang mencuci rambut. Ketombe juga dapat disebabkan oleh pertumbuhan jamur kulit yang berlebihan, kulit kepala berminyak, stres, atau bahkan cuaca dingin.
Selain itu, gejala ketombe dapat menyerupai gejala kondisi kulit lainnya, seperti dermatitis seboroik atau iritasi akibat produk perawatan rambut.
Karena penyebabnya sangat beragam, penting untuk mengenali gejalanya dengan benar. Jika kondisi tersebut tidak membaik dengan pengobatan sendiri, kunjungan ke dokter dapat membantu menentukan penyebabnya dan memulai pengobatan yang tepat.
Apabila masalah ketombe tidak dapat ditangani dengan beberapa cara di atas, kamu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.
Demikian informasi mengenai cara mengatasi ketombe dengan beberapa langkah sederhana yang bisa kamu ikuti di rumah.
