ARASVARA.ID - Umumnya, foundation difungsikan untuk membantu meratakan warna kulit, menyamarkan ketidaksempurnaan pada wajah, seperti menutupi bekas jerawat, flek hitam, pori-pori besar, hingga garis halus.
Namun, pemakaian foundation yang kurang tepat justru dapat membuat teksur dan bagian imperfect pada wajah terlihat semakin jelas.
Kondisi ini tentu dapat dipengaruhi oleh persiapan kulit (skinprep) yang kurang optimal, aplikasi foundation terlalu tebal, hingga penggunaan bedak yang berlebihan.
Untuk mendapatkan hasil makeup yang tampak lebih halus, penting untuk memperhatikan kondisi kulit sebelum memakai foundation dan cara mengaplikasikannya.
Dalam artikel ini, ARASVARA akan merangkum beberapa hal yang bisa kamu perhatikan pada saat memakai foundation agar tidak cakey atau mempertegas tekstur kulit.
Cara Memakai Foundation Agar tidak Cakey
1. Pastikan Kulit Terhidrasi
Salah satu penyebab foundation terlihat pecah atau hanya menempel pada bagian kulit tertentu ialah kurangnya hidrasi atau kulit kering.
Oleh karena itu, penggunaan pelembab wajah sebelun makeup menjadi langkah penting untuk membantu complexion menempel pada kulit.
Setelah menggunakan pelembab, beri waktu agar produk meresap sebelum mengaplikasikan primer. Seperti yang kita tahu, primer dapat membantu menyamarkan pori-pori dan membuat permukaan kulit terlihat lebih halus.
2. Aplikasikan Foundation secara Bertahap (Layering)
Menggunakan produk foundation terlalu banyak dalam satu waktu juga dapat membuat makeup terlihat tebal dan semakin menonjolkan tekstur kulit.
Sebagai alternatif, aplikasikan satu lapisan tipis secara merata, kemudian tambahkan produk secara bertahap pada area wajah yang membutuhkan covarage lebih tinggi.
Teknik ini dinilai dapat membantu mengontrol ketebalan makeup tanpa harus menumpuk foundation di seluruh wajah.
Untuk menutupi noda bekas jerawat atau kemerahan, kamu bisa menggunakan concealer pada area yang diperlukan agar hasil complexion tetap terlihat natural.
3. Gunakan Setting Spray
Foundation yang terlihat cakey atau menggumpal dapat membuat tekstur kulit semakin terlihat. Penggunaan setting spray bisa menjadi pilihan untuk membantu menyatukan tampilan lapisan riasan dan menjaga hasil akhir lebih tahan lama.
Gunakan produk sesuai petunjuk pemakaian, terutama pada area yang mudah mengalami pergeseran makeup, seperti area sekitar hidung dan mulut.
4. Aplikasikan Bedak Secukupnya
Penggunaan bedak sendiri dapat membantu mengurangi kilap dan mengunci complexion, khususnya pada kulit yang berminyak.
Namun, memakai bedak terlalu tebal juga berpotensi membuat makeup terlihat kering, berat, atau memperjelas garis halus.
Aplikasikan bedak dengan tipis pada area yang mudah berminyak, seperti dahi, hidung, dan dagu. Sementara itu, gunakan lebih sedikit bedak pada area pipi jika bagian tersebut cenderung kering atau memiliki tekstur yang mudah terlihat.
5. Sesuaikan Foundation dengan Jenis Kulit
Selain teknik mengaplikasikan foundation, pemilihan produk juga berpengaruh pada hasil akhir makeup.
Foundation dengan hasil akhir matte dapat membantu mengurangi tampilan kilap pada wajah, sedangkan formula yang lebih melembapkan bisa terasa nyaman pada kulit kering.
Tak hanya itu, perhatikan juga tingkat coverage dan tekstur produk. Foundation dengan coverage tinggi tidak selalu diperlukan untuk penggunaan sehari-hari.
Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih ringan, pilih produk dengan coverage tipis hingga medium, lalu tambahkan concealer pada area yang dibutuhkan.
Dengan menyesuaikan langkah-langkah di atas, hasil complexion dapat terlihat lebih merata tanpa harus menutupi seluruh tekstur alami kulit dengan penggunaan foundation dengan jumlah banyak.
