Industri Minuman Alkohol Merosot Usai Gen Z Sadar Kesehatan

Ilustrasi Gen Z sudah mulai sadar kesehatan membuat industri minuman beralkohol menurun.

Ilustrasi Gen Z sudah mulai sadar kesehatan membuat industri minuman beralkohol menurun.(Freepik)

TR

By Tim Redaksi

Publish: 3 Juni 2026 - 16:35 WIB
Updated: 18 Oktober 2026 - 11:35 WIB
Share:

JAKARTA, ARASVARA.ID - Industri minuman alkohol atau disebut minuman kiras (miras) kian merosot secara global dalam setengah dekade terakhir perubahan gaya hidup anak muda kian tidak tertarik dengan minuman beralkohol tersebut.

Generasi Z (Gen Z) sudah mulai memprioritaskan minuman sober curious atau minuman kesehatan seperti tren kopi, matcha dan kesadaran kesehatan pengganti minuman alkohol di kalangan muda.

Gaya hidup sehat dan sober curios meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental dan fisik membuat banyak orang mengurangi atau berhenti mengkonsumsi alkohol untuk menjaga produktivitas.

Baca Juga:

PT Kristalin Ekalestari Serahkan Rumah Baru untuk Warga Papua, Lomon Monei Bahagia Tempati Hunian Layak

Bahkan ada vibes di Jakarta Selatan, tempat kopi bernuansa musik bar dan club tanpa menjual minuman alkohol bisa berdansa menikmati alunan musik DJ. Data terbaru menunjukkan bahwa konsumsi wine dan sake menurun sementara dampak alkohol ilegal seperti di Turki semakin menjadi perhatian global.

Organisasi Internasional Wine and Vine mencatat produksi wine global turun 2 persen tahun lalu. mencapai level terendah sejak 1961 permintaan turun dipengaruhi faktor ekonomi dan perubahan perilaku konsumen.

Richard Halstead dari IWSR menilai bahwa masyarakat kini lebih sadar akan dampak kesehatan dari alkohol, sehingga mengurangi frekuensi konsumsi wine dalam kehiduapn sehari-hari.

Baca Juga:

Audi Indonesia Siapkan Mobil Siluet Mewah Terbaru

Gen Z memainkan peran besar dalam penurunan tren minuman alkohol global. Survei Gallup mendata bahwa rata-rata konsumsi minuman beralkohol di kalangan usia 18-34 tahun di Amerika Serikat menurut 5,2 gelas per minggu pada 2001-2003 menjadi 3,6 gelas pada 2021-2023. slain itu hanya 38 persen dari mereka yang mengaku sebagai peminum aktif dibandingkan 49 persen dua dekade sebelumnya.

Survei Gallup terbaru juga menyatakan bahwa 52 persen anak muda Amerika Serikat 52 percaya bahwa mengkonsumsi minuman alkohol berdampak buruk bagi kesehatan meningkat 18 poin dalam lima tahun terakhir. Tren ini juga dari Amerika dan Asia konsumsi alkohol menurun akibat perubahan perilaku konsumen, tingkatnya kesadaran kesehatan.

Industri minuman alkohol terutama wine dan sake berusaha beradaptasi dengan menawarkan alternatif seperti minuman rendah alkohol dan varian organik. Generasi muda lebih memilik minuman lain seperti bir atau koktail.

Baca Juga:

Nyaris Rp18.000 Per 1 Dolar, Rupiah Semakin Turun!

Gen Z menjadi mengubah dan penggerak utama dalam tren ini dari minuman budaya global ke arah yang lebih sadar kesehatan. (Dji)

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…