ARASVARA.ID - Membeli mobil listrik bekas memang bisa menjadi solusi bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Meski begitu, calon pembeli tetap perlu teliti pada saat membeli mobil listrik bekas agar tidak terbebani biaya perbaikan setelah melakukan transaksi.
Salah satu bagian yang wajib mendapat perhatian ketika membeli mobil listrik bekas adalah baterai traksi kendaraan.
Lantas, apa saja hal-hal penting yang perlu diperhatikan calon konsumen sebelum membeli kendaraan listrik bekas? Berikut rangkumannya.
Tips Membeli Mobil Listrik Bekas
Sebelum membeli kendaraan berbasis listrik, ada baiknya jika konsumen mengecek komponen baterai traksi yang berfungsi untuk menyimpan energi untuk menggerakan mobil.
Sebab, pemeriksaan kendaraan bekas tidak cukup hanya dengan melihat kondisi fisik mobil dan angka kilometer pada odometer saja.
Calon pembeli juga perlu mengetahui State of Health (SoH), yaitu indikator yang menunjukkan perbandingan kapasitas baterai saat kondisi baru dengan kondisi saat ini.
Dilansir dari situs resmi BMW, nilai SoH dapat digunakan untuk melihat kemampuan baterai dalam menyimpan energi.
Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh konsumen sebelum membeli kendaraan listrik bekas adalah sebagai berikut.
1. Periksa Kondisi Baterai
Seperti yang kita ketahui, baterai menjadi komponen penting yang menentukan performa mobil listrik.
Untuk itu, sebelum membeli kendaraan bekas, mintalah hasil pemeriksaan SoH untuk mengetahui kapasitas baterai yang tersisa.
Agar hasilnya lebih akurat, lakukan pengecekan menggunakan alat diagnostik di bengkel resmi atau teknisi khusus kendaraan listrik.
2. Cek Jarak Tempuh dan Usia Kendaraan
Meski kilometer mobil terlihat rendah, namun jangan langsung menganggap mobil memiliki baterai yang lebih sehat.
Sebab, kondisi baterai juga dipengaruhi usia kendaraan, pola penggunaan, suhu, dan sistem pengelolaan daya.
Perhatikan pula estimasi jarak tempuh pada dashboard. Angka tersebut bisa berubah sesuai kondisi jalan, kecepatan, dan penggunaan AC.
3. Telusuri Riwayat Perawatan
Tak hanya memeriksa baterai, jarak tempuh, dan usia kendaraan, calon pembeli juga harus mengetahui catatan servis untuk memastikan mobil mendapatkan perawatan secara rutin.
Cari tahu juga apakah kendaraan pernah mengalami kecelakaan, terendam banjir, atau kerusakan pada sistem kelistrikan.
Bagian bawah mobil perlu diperiksa secara khusus karena baterai traksi pada banyak model kendaraan listrik ditempatkan di area tersebut.
4. Cek Sisa Garansi Baterai
Sebelum membeli, pastikan garansi baterai masih berlaku. Perhatikan masa perlindungan, batas kilometer, serta ketentuan pengalihan garansi kepada pemilik baru.
Karena setiap produsen memiliki kebijakan berbeda, untuk menghindari kesalahpahaman, konfirmasikan status garansi langsung kepada dealer atau bengkel resmi.
5. Pastikan Charger Berfungsi Normal
Periksa kondisi port pengisian daya dan kabel charger bawaan. Jika memungkinkan, coba lakukan pengisian untuk memastikan tidak ada gangguan pada sistem.
Jangan abaikan kerusakan kecil pada bagian ini karena bisa menimbulkan biaya tambahan jika harus diperbaiki.
6. Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh
Selain baterai, periksa juga kondisi ban, rem, suspensi, sistem pendingin, dan perangkat elektronik.
Lakukan test drive untuk mengetahui respons kendaraan. Pastikan tidak ada suara aneh, getaran berlebihan, atau indikator peringatan yang muncul selama berkendara.
7. Pertimbangkan Biaya Kepemilikan
Harga beli yang murah belum tentu membuat mobil listrik bekas lebih hemat dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, calon pemebeli juga harus menghitung kebutuhan biaya servis, asuransi, pengisian daya, dan kemungkinan perbaikan.
Pastikan fasilitas pengisian daya tersedia di sekitar tempat tinggal atau lokasi yang sering dikunjungi.
Jika kondisi kendaraan belum meyakinkan, jangan ragu menggunakan jasa inspeksi independen sebelum menyepakati pembelian.
Dengan mempertimbangkan berbagai aspek tersebut, calon pembeli bisa lebih cermat saat memilih mobil listrik bekas.
Itu dia beberapa tips yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum membeli mobil listrik bekas agar tidak salah pilih kendaraan.
