ARASVARA.ID - Kota Semarang kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menghadirkan inovasi transportasi ramah lingkungan berteknologi tinggi di Jawa Tengah. Langkah besar ini ditandai dengan dimulainya proyek pengembangan bus listrik berbasis sel bahan bakar hidrogen (hydrogen fuel cell) yang diproyeksikan menjadi moda transportasi publik masa depan.

Melansir dari Politeknik Negeri Semarang, inovasi kendaraan umum ini memanfaatkan teknologi penggerak hidrogen murni yang mampu menghasilkan energi listrik tanpa menyisakan emisi gas buang berbahaya bagi lingkungan kota. Penggunaan bus hidrogen ini menjadi babak baru dalam transformasi transportasi perkotaan Indonesia menuju era bebas emisi (zero emission).

Inisiatif canggih ini diharapkan tidak hanya menekan tingkat polusi udara secara signifikan, tetapi juga menjadi contoh nyata penerapan teknologi hijau yang efisien bagi wilayah perkotaan lainnya.

Plt Wali Kota Semarang dalam kesempatan acara peluncuran proyek kerja sama ini menyampaikan pandangan optimistisnya mengenai arah baru transportasi publik kota.

Ketua Tim Inventor Teknologi, Prof. Ir. Yusuf Dewantoro Herlambang mengatakan,

"Pengembangan bus listrik berbasis fuel cell hidrogen ini merupakan langkah strategis Semarang menuju kota hijau berbasis teknologi. Kita ingin menjadi pelopor transportasi publik masa depan yang bersih dan efisien." ujar dia.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah untuk terus memodernisasi armada transportasi umum demi kenyamanan masyarakat sekaligus menjaga kualitas udara kota.

Lebih lanjut, perwakilan tim pengembang teknis juga menegaskan keunggulan utama dari adopsi sistem penggerak hidrogen ini,

"Teknologi fuel cell hidrogen memberikan solusi atas keterbatasan waktu pengisian baterai pada kendaraan listrik biasa, sehingga operasional bus dapat berjalan jauh lebih efektif sepanjang hari." ujarnya.

Adapun total investasi dan kemampuan bus hidrogen fuel cell, sebagai berikut ;

Adopsi teknologi hidrogen pada bus perkotaan memberikan keuntungan ganda, baik dari sisi kebersihan lingkungan maupun dari sisi keberlanjutan operasional jangka panjang. Dampak positifnya meliputi:

Guna mendukung kelancaran operasional armada baru ini, pemerintah daerah bersama mitra strategis tengah merancang penyediaan sarana penunjang: