ARASVARA.ID - Hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini telah sampai ke wilayah Jabodetabek yang mengakibatkan banyaknya debu berguguran ke tanah dan udara.
Hal tersebut tentunya membahayakan aktivitas di luar rumah yang mengakibatkan masyarakat harus mengenakan masker.
Melansir informasi dari akun Instagram Gubernur DKI Jakarta, @pramonoanungw menerangkan masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak berkepentingan.
Wilayah Mana Saja yang Terdampak Hujan Abu Vulkanik?
Melansir informasi dari Instagram @arasvara, hujan abu vulkanik saat ini sudah terjadi di wilayah Lampung, Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
Hal tersebut terlihat dari rekaman beberapa warga yang ada di wilayah tersebut.
Bahkan, aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno Hatta juga dibatalkan secara menyeluruh untuk menjamin keamanan.
Pasalnya, debu ini di beberapa titik cukup tebal hingga membuat banyak sekali kendaraan dan barang yang ada di luar rumah kotor.
Hingga informasi ini diberikan, status Gunung Anak Krakatau sudah mencapai level III (Siaga).
Erupsi Gunung Anak Krakatau 2026 terjadi menyebabkan beberapa wilayah terdampak abu vulkanik.
Bagaimana Cara Melindungi Diri Saat Aktivitas di Luar Ruangan?
Melansir informasi dari dr. Noah Jefferson Permana dari akun Instagram @noahpermana, menerangkan abu vulkanik itu pecahan kecil batuan dan kaca vulkanik yang tajam + gas SO2 yang asam.
Hal tersebut bisa berakibat ngegores kulit dan iritasi mata serta bisa menyebabkan gangguan pernafasan.
