JAKARTA, ARASVARA.ID - Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Eks Direktur Utama Bank bjb 2019-2025 Yuddy Renaldi diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kamis (13/8/2026).
Namun hanya beberapa jam Yuddy mengaku sakit yang diidapnya.
"Ya doakan saja saya sehat menghadapi proses ini. Itu saja mungkin dari saya. Terima kasih. Saya ada kanker prostat ya," ucap Yuddy kepada wartawan di KPK didampingi kuasa hukum Arief Sulaeman.
Baca Juga:
Ramalan Shio Monyet dan Ayam Hari Jumat 14 Agustus 2026: Kelola Keuangan dengan Baik
Meski belum ditahan status Yuddy Renaldi tidak ditahan dengan alasan dirinya sakit.
Sementara itu Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan YR telah memenuhi pemanggilan pemeriksaan. "YR selaku Dirut Bank bjb tahun 2019-2025 memenuhi panggilan pemeriksaan," tuturnya.
Sedangkan KPK tidak hanya mengusut dugaan korupsi pengadaan jasa penempatan iklan PT Bank bjb 2021-2023 melainkan mendalami dugaan progran tanggun jawab sosial (CSR) terhadap bank plat merah.
Baca Juga:
Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 39: Ariana Mulai Menaruh Hati kepada Davin?
Plt. Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menerangkan, tindak pidana tersebut pada program CSR yang menjadi cakupan Divisi Corporate Secretary Bank bjb.
"Terkait CSR, itu bagian yang akan didalami juga," ucap Taufik kepada wartawan Kamis (13/7/2026).
Penyidik saat ini masih fokus menyelesaikan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan jasa penempatan iklan bank bjb.
Baca Juga:
Ramalan Zodiak Aries Hari Jumat 14 Agustus 2026: Kehidupan Cukup Stabil
Seperti diketahui KPK umumkan penetapan lima tersangka pada 13 maret 2025 kasus dugaan korupsi pengadaan iklan bank bjb.
Kelima tersangka yakni Dirut bank bjb Yuddy Renaldi, PPK sekaligus Sekretariat Perusahaan bank bjb Widi Hartoto.
