Direktur Keuangan Tewas Bunuh Diri Pakai Pistol di Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Polisi Sebut Motif Keluarga

Ilustrasi penembakan dengan pistol. Seorang Direktur Keuangan Showroom Mobil mewah ditemukan tewas bunuh diri di hotel mewah kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Ilustrasi penembakan dengan pistol. Seorang Direktur Keuangan Showroom Mobil mewah ditemukan tewas bunuh diri di hotel mewah kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.(freepik: senivpetro)

TR

By Tim Redaksi

Publish: 18 Juli 2026 - 08:37 WIB
Share:

JAKARTA, ARASVARA.ID - Seorang Direktur Keuangan ditemukan tewas diduga bunuh diri dengan menembakkan diri dengan pistol di hotel mewah ST Regis, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Ia ditemukan tewas pada Rabu (15/7/2026) kemarin malam di balkon kamar nomor 1104. Korban diketahui Wendy Harianto,47, yang merupakan seorang Direktur Keuangan di salah satu perusahaan swasta bidang otomotif Showroom mobil mewah.

Kejadian bermula diketahui saat sang istri mendatangi hotel yang diinap suaminya karena sebelumnya menerima pesan mencurigakan pk.19:29 WIB.

Baca Juga:

Kecelakaan Beruntun Sibolangit Akibatkan 4 Orang Tewas dan 8 Luka Berat, Begini Kronologi Lengkapnya!

Petugas Polsek Setiabudi yang mendapatkan informasi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan satu selongsong amunisi kaliber 7,65 m di lokasi kejadian dan pistol jenis barettta tomcat kaliber 32 auto.

Dari keterangan sejumlah saksi kepada polisi sekira pk. 13:00 WIB sebelum kejadian korban sempat ke rumah setelah hadiri kegiatan acara.

Kemudian sekira pk. 15:30 WIB korban sempat mengirim grup pesan Whatsapp keluarga berisi permintaan maaf kepada keluarga. Pk.00:45 Kamis (17/7/2026) dinihari jasad korban dievakuasi.

Baca Juga:

Memasuki Bulan Safar, Ini Amalan yang Dianjurkan bagi Umat Muslim

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP M. Iskandarsyah mengatakan dari hasil penyelidikan kematian korban tewas bunuh diri menggunakan senjata api (senpi) sendiri. “Bunuh diri,” kata kasat reskrim dikonfirmasi arasvara.id pada Sabtu (18/7/2026).

Ia menyebut penyebab Direktur Keuangan di salah satu Showroom mobil mewah disebabkan masalah keluarga dan sempat melakukan penyiapan kedukaan rumah duka sendiri sebelum kejadian.

“Motif masalah keluarga, udah pesan rumah duka sendiri sebelumnya, sama pamit-pamit. Kami lakukan pengecekan di kamera CCTV juga nihil orang yang dicurigai,” ucap AKBP M. Iskandarsyah. (Dji)

Editor

NW

Novriadji Wibowo

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…