ARASVARA.ID - Nama Kiky Saputri belakangan ini tengah viral dan ramai diperbincangkan warganet usai video lama yang menyebut "Rakyat Jelata" beredar luas di media sosial.
Menanggapi hal itu, komika tersebut membagikan pernyataan di akun Instagramnya yang membantah tuduhan ia menyebut "Rakyat Jelata" untuk merendahkan masyarakat.
Kiky Saputri klarifikasi sekaligus mengucapkan permintaan maaf kepada masyarakat yang tersinggung atas ucapannya di video tahun 2023 lalu dan kini ramai menyebar ke tiap-tiap platform, mulai dari Instagram, X, Threads hingga TikTok.
Kiky Saputri Minta Maaf
Kiky mengunggah satu foto yang menampilkan tulisan panjang berisi klarifikasinya terhadap video lama yang membawa namanya dibicarakan belakangan ini.
Ia membuka pernyataan dengan mengungkapkan permintaan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan dari ucapannya di dalam video tersebut. Kiky bahkan menyadari bahwa kata-kata yang ia ucapkan saat itu kurang tepat.
"Pertama-tama aku ingin meminta maaf kepada teman-teman yang merasa tersinggung dengan ucapan dalam video tersebut," jelas Kiky Saputri dikutip pada Kamis, 5 November 2026.
Kiky Saputri Klarifikasi Maksud Ucapannya di Dalam Video
Pada video lama yang tersebar di media sosial, Kiky menyebut sebuah kata "Rakyat Jelata" ketika ia berada di dalam pesawat bersama Menter Perhubungan saat itu di tahun 2023 lalu.
"Sebagai konteks, video tersebut diambil pada 2023, ketika aku bersama beberapa pengisi acara lainnya diundang untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati," ucap Kiky.
Ucapan "Rakyat Jelata" menurut Kiky adalah sindiran atau sarkasme terhadap fenomena flexing yang ramai di tahun itu, bukan untuk merendahkan masyarakat.
"Sebagai seorang komika yang dikenal dalam bidang roasting, aku memang sering menggunakan candaan, sindiran, dan sarkasme untuk menanggapi berbagai situasi. Begitu pula dengan ucapan dalam video tersebut, termasuk penggunaan istilah "Rakyat Jelata" yang sebenarnya aku maksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing bukan untuk merendahkan masyarakat," jelasnya.
Meskipun demikian, Kiky menyadari kalau candaan yang ia pakai saat itu tidak selalu bisa diterima dengan maksud yang sama oleh orang lain, terlebih ketika menggunakan kata-kata yang kurang tepat.
