5 Rekomendasi Film Perlawanan Perempuan yang Mengangkat Isu Ketidakadilan dan Kebebasan

Foto Teks: Frances McDormand sebagai Mildred Hayes yang memperjuangkan keadilan bagi putrinya.

Foto Teks: Frances McDormand sebagai Mildred Hayes yang memperjuangkan keadilan bagi putrinya.(Pinterest/Nehal)

FF

By Farida Fakhira

Publish: 3 November 2026 - 11:57 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Sedang mencari rekomendasi film dengan cerita tentang perlawanan perempuan? Tema female rage dapat menjadi pilihan tontonan yang menarik.

Sejumlah film bioskop yang mengangkat kisah perjuangan perempuan yang menghadapi ketidakadilan atas pengalaman pahit yang mereka alami.

Jika kamu tertarik untuk menyaksikan cerita tentang amarah dan perlawanan perempuan, berikut lima rekomendasi film yang bisa masuk daftar tontonanmu.

Rekomendasi Film Tentang Perlawanan Perempuan

1. The Woman King (2022)

Dibintangi oleh Viola Davis sebagai Jenderal Nanisca, The Woman King menceritakan kisah Agojie, sekelompok prajurit wanita yang menjaga Kerajaan Dahomey di wilayah Afrika Barat pada abad ke-19.

Sebagai seorang pemimpin, Nanisca memiliki tanggung jawab untuk menghadapi ancaman dari luar, serta melatih generasi prajurit yang akan datang.

Selain itu, ia juga dituntut untuk membuat berbagai keputusan yang sulit demi melindungi komunitasnya.

Film ini menampilkan kemarahan perempuan melalui keberanian mereka dalam memimpin, bertarung, dan menjaga apa yang mereka anggap penting.

Terinspirasi oleh sejarah Agojie, film yang disutradarai oleh Gina Prince-Bythewood ini menggabungkan aksi dengan cerita tentang kepemimpinan, solidaritas, dan pengorbanan perempuan.

Meskipun demikian, beberapa aspek alur cerita merupakan hasil dramatisasi dan tidak dapat dianggap sebagai representasi sejarah yang sepenuhnya benar.

2. Promising Young Woman (2020)

Film ini menggambarkan perjalanan hidup Cassie Thomas (Carey Mulligan), seorang wanita muda yang hidupnya mengalami perubahan drastis setelah temannya menjadi korban kekerasan seksual.

Insiden ini membuat Cassie menyimpan kemarahan dan berupaya menghadapi individu-individu yang dianggap bertanggung jawab.

Kemudian, ia melaksanakan sebuah strategi dengan berpura-pura dalam keadaan mabuk di tempat bar untuk menguji pria-pria yang berusaha mengeksploitasi perempuan yang berada dalam posisi rentan.

Dengan mengusung cerita thriller yang dipadu dengan komedi gelap, film ini menekankan isu budaya yang menyalahkan korban dan kondisi yang sering kali mengesampingkan kekerasan terhadap wanita.

3. Mustang (2015)

Film dari Turki ini menceritakan mengenai lima saudara perempuan yang harus menghadapi peraturan ketat setelah perilaku mereka dengan teman laki-laki dianggap tidak layak oleh masyarakat sekitar.

Setelah insiden itu, kehidupan mereka mengalami perubahan drastis. Kebebasan mereka dibatasi, kegiatan sehari-hari diawasi, bahkan mereka mulai dipersiapkan untuk pernikahan yang sebenarnya tidak diinginkan.

Tidak ingin terus-menerus berada dalam tekanan, kelima saudara tersebut berusaha untuk menemukan cara guna menentukan masa depan mereka sendiri.

Hubungan persaudaraan menjadi salah satu kekuatan bagi mereka untuk melawan aturan yang mengikat.

Melalui film Mustang, kemarahan perempuan digambarkan sebagai perjuangan dalam meraih kebebasan serta hak untuk memilih jalan hidup.

Film ini juga mendapatkan nominasi untuk Best Foreign Language Film pada Academy Awards 2016.

4. Three Billboards Outside Ebbing, Missouri (2017)

Diperankan oleh Frances McDormand, film ini mengisahkan tentang Mildred Hayes, seorang ibu yang masih berusaha mendapatkan keadilan setelah kematian putrinya.

Merasa bahwa pihak kepolisian tidak menunjukkan kemajuan dalam penyelidikan, Mildred memutuskan untuk menyewa tiga papan iklan sebagai cara untuk mengungkapkan kritiknya kepada kepala polisi setempat.

Tindakan ini memicu ketegangan dengan aparat dan masyarakat. Meskipun demikian, Mildred tetap teguh memperjuangkan kasus putrinya meskipun harus menghadapi berbagai tekanan.

5. Woman Talking (2022)

Tidak semua film yang mengangkat tema kemarahan perempuan menampilkan balas dendam. Women Talking justru menunjukkan perlawanan melalui dialog dan kesepakatan kolektif.

Film karya Sarah Polley ini bercerita tentang sekelompok wanita dari komunitas Mennonite yang menyadari bahwa mereka beserta anak-anak mereka adalah korban dari kekerasan seksual.

Mereka kemudian berkumpul untuk memutuskan pilihan, antara tetap tinggal dan berjuang untuk perubahan atau meninggalkan komunitas demi keamanan.

Di tengah berbagai pandangan dan ketakutan, para wanita tersebut berusaha menemukan solusi untuk masa depan mereka.

Itu dia lima rekomendasi film yang mengangkat kisah perlawanan perempuan yang bisa kamu jadikan pilihan untuk disaksikan saat waktu luang.

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…