ARASVARA.ID - Sinetron Terikat Janji episode 139 cukup membuat penonton merasa kesal. Pasalnya, bukti yang Sena dapatkan belum cukup untuk menjebloskan Dipa ke penjara.
Selain itu, Mayang berusaha mencari tahu sosok Angga sesungguhnya demi kebaikan rumah tangganya di masa depan. Ia tidak ingin rahasia suaminya terbongkar.
Di sisi lain, Pak Prama telah bekerja sama dengan kepala rutan untuk menjaga Hans agar tetap baik-baik saja selam misinya belum selesai. Ia khawatir Hans terluka di dalam rutan. Karena, hanya Hans saksi kejahatan Dipa yang masih hidup.
Baca Juga:
Top 3 Film Netflix Indonesia Bulan Agustus, Wajib Masuk Watchlist
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 139:
Setelah makan malam, Sena berusaha mengantar Davina pulang ke rumah. Namun, Davina masih mengkhawatirkan kondisi kesehatan Sena.
Akhirnya, mereka berdua memutuskan untuk bertuka posisi. Kali ini, Davina mengendarai mobil dan mengantarkan Sena pulang ke kontrakan.
Setelah sampai di tempat, Sena memerintahkan Davina untuk dijemput dengan supir pribadinya. Ia khawatir jika membiarkan Davina pulang sendirian.
Baca Juga:
Sinopsis Film Operasi Pesta Copet: Tindakan Kriminal dalam Konser Musik
Tidak lama kemudian, supir pribadi Davina tiba. Davina segera berpamitan dengan Sena. Mereka berjanji akan bertemu besok pagi di kantor.
Saat Sena masuk ke dalam kontrakan, sudah ada pak Prama, komandan kepolisian, bersama Reza dan Dion menunggu kedatangannya.
Mereka ingin membahas perkembangan kasus Dipa Andika. Pak Prama menyatakan, bukti yang kemarin Sena dapat dari Hans belum cukup kuat untuk menjebloskan Dipa ke dalam penjara.
Baca Juga:
Sinopsis Film Agensi Rumah Tangga: Yayasan Penyalur Asisten Rumah Tangga
Dengan begitu, misi mereka semua belum selesai. Pak Prama memerintahkan Sena untuk mencari informasi perihal aliran penyalahgunaan dana milik Dipa yang dimanipulasi ke perusahaan Kusuma Food.
Pasalnya, diperlukan bukti khusus untuk menjerat Dipa secara hukum, bukan hanya dugaan saja. Sena menyarankan untuk membawa Hans sebagai saksi.
